Pejabat: Lebih 60 Orang Tewas Dalam Protes di Sudan
Rabu, 9 Oktober 2013 6:43 WIB
Khartoum, (Antara/Xinhua-OANA) - Korban protes belum lama ini di Ibu Kota Sudan, Khartoum, sejak 23 September antara 60 dan 70, kata seorang pejabat pemerintah pada Selasa (8/10).
"Jumlah orang yang tewas selama demonstrasi baru-baru ini berkisar antara 60 dan 70. Jumlah itu sudah dikonfirmasi setelah Kementerian Kesehatan mendaftarkan kasus korban jiwa yang tak terdaftar di rumah sakit dan kamar mayat," kata Abdul-Rahman Al-Khader, Gubernur Negara Bagian Khartoum, di dalam taklimat kepada para pemimpin partai politik Sudan, Selasa.
Ia mengatakan penyelidikan lebih lanjut sedang dilakukan untuk memastikan rakyat terlibat dalam berbagai peristiwa. Ia kembai mengatakan dinas keamanan tidak bertanggung-jawab atas kematian pemrotes.
Ia juga menyatakan semua bukti menunjukkan keterlibatan gerakan bersenjata yang bukan penandatangan kesepakatan perdamaian, termasuk Front Revolusioner dan beberapa partai sayap kiri.
Pejabat tersebut menambahkan demonstrasi di Khartoum diselenggarakan dan diatur oleh kelompok tertentu sebab kegiatan itu ditujukan ke lokasi tertentu seperti kantor polisi, stasiun pompa bensin dan angkutan dalam upaya merusaknya, demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Rabu pagi.
Pada 23 September, protes meletus di Khartoum dan kota besar lain tak lama setelah Pemerintah Sudan mengumumkan kenaikan harga bahan bakar sebagai bagian dari pembaruan ekonomi yang bertujuan menghidupkan kembali ekonomi negeri tersebut.
Organisasi hukum internasional sebelumnya mengatakan semua korban protes Sudan berjumlah lebih dari 200, tapi Khartoum menganggap jumlah itu dilebih-lebihkan. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
7 Bahan Baku Rahasia Pembuat Semen, Nomor 6 Bikin Lebih Kuat dan Tahan Lama
12 February 2026 10:18 WIB
Ikuti zoom meeting, Kepala Kantor Pertanahan Pasaman harapkan pelaksana PTSL berjalan lebih optimal
10 February 2026 19:24 WIB
Antusiasme tinggi, penjualan tiket KA masa libur Isra Mi'raj lebih 100 persen
19 January 2026 21:39 WIB
Tinjau jalan terdampak bencana di Talu, Mahyeldi menilai pengalihan jalur yang lebih aman
07 January 2026 18:56 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018