Menperin: Indonesia Bisa Hemat 20 Miliar Dolar
Kamis, 26 September 2013 12:46 WIB
MS Hidayat
Seoul, (Antara) - Menteri Perindustrian MS Hidayat mengungkapkan, jika tiga kilang minyak sudah dibangun di dalam negeri, Indonesia bisa menghemat 20 miliar dolar AS melalui produk turunannya seperti petrokimia.
"Kita bisa melakukan subsitusi impor produk petrokimia sebesar 20 miliar dolar AS," katanya kepada wartawan di sela Forum Bisnis Indonesia-Korea di Seoul, Kamis.
Menperin mengharapkan agar pembicaraan dengan sejumlah investor segera bisa diselesaikan.
Menurut dia, Kementerian Keuangan masih mempelajari tuntutan fasilitas dari investor itu.
"Menkeu sudah memutuskan membentuk tim untuk mengkaji masalah tersebut," ucap Hidayat.
Investor yang tertarik untuk membangun kilang minyak di Indonesia datang dari Arab Saudi, Kuwait, Irak dan Iran. Mereka memiliki kemampuan pendanaan dan komitmen pasokan minyak mentah untuk diproses di kilang.
Sementara itu Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan,"kita masih berunding, khususnya dalam pemberian fasilitas yang diminta calon investor."
Dikatakannya, pembangunan kilang itu sangat penting demi mengurangi ketergantungan impor, dan memberi peluang bagi Indonesia untuk memproduksi petrokimia, yang juga sangat dibutuhkan di dalam negeri.
Menurut Hatta, di antara investor itu perundingan yang agak sulit adalah dengan Kuwait. Kuwait minta fasilitas agar bisa hanya membayar pajak 5 persen, padahal undang-undang mengharuskan 25 persen.
Sementara dengan Iran, terkendala dengan masalah politis karena adanya embargo dari PBB terhadap perekonomian Iran.
Hatta mengatakan, perundingan yang masih berlangsung lancar adalah dengan perusahaan Arab Saudi, Aramco, dan pemerintah Irak.
Irak, kata Hatta, telah berkomitmen memasok minyak mentah sebesar 300.000 barel per hari selama 30 tahun. Lokasinya di bekas kilang Arun di Aceh dan pembangunannya bekerja sama dengan Pertamina.(*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kantor Pertanahan Pasaman laksanakan persiapan pemotretan foto tegak PUNA untuk dukung PTSL 2026
12 February 2026 10:38 WIB
Sebanyak 100 UMKM Terdampak Bencana di Pariaman Terima Bantuan BI--Kementerian
10 February 2026 15:34 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018