Lapas Suliki rangkul anak warga binaan peringati Hari Anak Nasional
Minggu, 21 Juli 2024 5:07 WIB
Anak para warga binaan ketika mengikuti lomba mewarnai di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Suliki, Sumatra Barat dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional ke-40 pada Sabtu (20/7). ANTARA/HO-FathulAbdi
Sarilamak (ANTARA) - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Suliki, Limapuluh Kota, Sumatra Barat (Sumbar) merangkul anak dari warga binaan dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) ke-40 pada 2024.
Dalam rangkaian acara tersebut anak dari warga binaan dihadirkan ke Lapas Suliki pada Sabtu (20/7) untuk menjadi peserta lomba mewarnai bersama dengan anak petugas Lapas.
"Kami ingin menjadikan peringatan hari anak nasional sebagai momentum untuk merekatkan hubungan kekeluargaan dan silaturahim," kata Kepala Lapas Suliki Kamesworo, di Sarilamak.
Ia mengatakan saat lomba mewarnai berlangsung para anak ditemani oleh ayah beserta ibunya sehingga suasana kekeluargaan menjadi lebih kental untuk dirasakan sang anak.
Para peserta tampak riang dan gembira, pemenang mendapatkan hadiah yang disponsori oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Limapuluh Kota.
Juri dalam lomba mewarnai itu adalah juri tunggal yakni Kepala DP2KBP3A Limapuluh Kota Wilda Reflita.
Selain lomba mewarnai, para anak juga diajak main bersama oleh para mahasiswa yang tengah mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari kampus Universitas Andalas (Unand).
Kepala DP2KBP3A Wilda Reflita mengatakan pihaknya dirinya sangat mendukung kegiatan lomba mewarnai yang digelar oleh Lapas yang berada di Kecamatan Suliki.
Ia mengatakan kegiatan tersebut mampu menciptakan rasa hangat dan kekeluargaan, sehingga membangun mental anak yang orang tuanya tengah menjalani masa hukuman.
Selain itu juga diharapkan mampu memotivasi sang ayah agar mengubah diri dan senantiasa berkelakuan baik selama menjalani hukuman di Lapas. ***3***
Dalam rangkaian acara tersebut anak dari warga binaan dihadirkan ke Lapas Suliki pada Sabtu (20/7) untuk menjadi peserta lomba mewarnai bersama dengan anak petugas Lapas.
"Kami ingin menjadikan peringatan hari anak nasional sebagai momentum untuk merekatkan hubungan kekeluargaan dan silaturahim," kata Kepala Lapas Suliki Kamesworo, di Sarilamak.
Ia mengatakan saat lomba mewarnai berlangsung para anak ditemani oleh ayah beserta ibunya sehingga suasana kekeluargaan menjadi lebih kental untuk dirasakan sang anak.
Para peserta tampak riang dan gembira, pemenang mendapatkan hadiah yang disponsori oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Limapuluh Kota.
Juri dalam lomba mewarnai itu adalah juri tunggal yakni Kepala DP2KBP3A Limapuluh Kota Wilda Reflita.
Selain lomba mewarnai, para anak juga diajak main bersama oleh para mahasiswa yang tengah mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari kampus Universitas Andalas (Unand).
Kepala DP2KBP3A Wilda Reflita mengatakan pihaknya dirinya sangat mendukung kegiatan lomba mewarnai yang digelar oleh Lapas yang berada di Kecamatan Suliki.
Ia mengatakan kegiatan tersebut mampu menciptakan rasa hangat dan kekeluargaan, sehingga membangun mental anak yang orang tuanya tengah menjalani masa hukuman.
Selain itu juga diharapkan mampu memotivasi sang ayah agar mengubah diri dan senantiasa berkelakuan baik selama menjalani hukuman di Lapas. ***3***
Pewarta : Fathul Abdi
Editor : Siri Antoni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Narapidana Lapas Suliki lakukan tradisi basuh kaki ibu peringati Hari Ibu ke-96
22 December 2024 18:57 WIB, 2024
Peringati hari anak sedunia, Lapas Suliki bagi-bagi bantuan untuk anak panti asuhan
21 November 2024 19:25 WIB, 2024
Lapas Suliki masukkan budidaya lele sebagai program pembinaan narapidana
17 November 2024 7:28 WIB, 2024
Lapas Suliki periksa kesehatan gratis warga binaan di Hari Kesehatan Nasional 2024
13 November 2024 5:41 WIB, 2024