Roket Ditembakkan Polisi Afghanistan Tewaskan Enam Anak-Anak
Rabu, 4 September 2013 14:51 WIB
Kabul, (Antara/AFP) - Pasukan keamanan Afghanistan menahan delapan polisi, yang tidak sengaja menewaskan enam anak-anak ketika mereka menembakkan roket ke sungai untuk menangkap ikan, kata pejabat pada Rabu.
Peristiwa itu terjadi pada Jumat di kabupaten Doshi, Provinsi Baghlan, ketika polisi di pinggir sungai menembakkan granat luncur ke air tersebut.
"Roket itu menyasar dan menghantam tempat anak-anak bermain, menewaskan enam di antara mereka dan mencederai dua lagi," kata kementerian dalam negeri dalam pernyataan.
Delapan polisi dituduh menyalahgunakan senjata milik pemerintah itu dan ditahan serta diserahkan kepada jaksa tentara untuk diselidiki," tambahnya.
Ahmad Jawid Basharat,seorang juru bicara provinsi itu, memastikan kejadian tersebut dan mengatakan anak-anak itu berusia 10 hingga 14 tahun.
"Polisi itu tidak bermaksud membunuh anak-anak itu, mereka sedang menangkap ikan, tetapi roket itu menyasar ke lokasi lain dan menghantam satu tempat di pinggir sungai itu di mana anak-anak sedang berenang di air yang dangkal," katanya.
Menggunakan bahan peledak seperti bom rakitan dan granat-granat tangan untuk membunuh dan menangkap ikan adalah hal bisa di Afghanistan.
Di dalam beberapa bagian negara itu bahkan menggunakan pembangkit listrik dan kawat berduri untuk menangkap ikan, yang menimbulkan sangat membahayakan bagi mereka yang berenang. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Raja Salman: tiga dari 119 misil yang ditembakkan houthi diarahkan ke makkah kota tersuci umat Islam
16 April 2018 6:31 WIB, 2018
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018