AS Batalkan Pembicaraan Telepon Kerry dengan Menlu Rusia
Minggu, 1 September 2013 7:12 WIB
Moskow, (Antara/RIA Novosti-0ANA) - Para diplomat Amerika Serikat telah diduga membatalkan pembicaraan telepon antara Menteri Luar Negeri John Kerry dan timpalannya Menlu Rusia Sergei Lavrov, kata satu sumber diplomatik mengatakan kepada RIA Novosti pada Sabtu.
Sumber tersebut mengatakan bahwa percakapan itu buru-buru diatur menjelang pengumuman Presiden AS Barack Obama tentang operasi militer di Suriah. Tetapi para diplomat AS kemudian secara tak terduga membatalkan pembicaraan tersebut tanpa memberikan alasan apapun, katanya.
Obama mengatakan bahwa ia siap untuk meluncurkan serangan militer terhadap pemerintah Presiden Suriah Bashar Assad setelah mendapatkan sanksi untuk menggunakan kekuatan militer dari Kongres AS.
Keputusannya dilakukan setelah dugaan serangan senjata kimia pada 21 Agustus dilakukan oleh pasukan pemerintah Suriah yang menewaskan 1.429 orang, termasuk 426 anak-anak, di luar Damaskus.
Rusia adalah sekutu Suriah yang paling penting selama perang saudara yang telah merenggut sedikitnya 100.000 nyawa sejak Maret 2011, menurut PBB.
Moskow bersama dengan Beijing memveto tiga resolusi Dewan Keamanan PBB terhadap pemerintah Bashar. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Cerint Irraloza Tasya minta pemerintah batalkan pemangkasan TKD untuk Sumbar, Sumut dan Aceh
10 December 2025 18:33 WIB
Sumbar tengah berduka, Gubernur Mahyeldi batalkan pesta pernikahan putranya
02 December 2025 22:35 WIB
Pemkab Padang Pariaman batalkan Pekan Kebudayaan Daerah I karena efisiensi anggaran
07 July 2025 10:59 WIB
Nusron segera batalkan SHGB dua perusahaan di Sidoarjo soal pagar laut
31 January 2025 5:27 WIB, 2025
Edy-Hasan minta MK batalkan hasil Pilkada Sumut karena diduga ada TSM
13 January 2025 13:10 WIB, 2025
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018