Kairo Tuduh Hamas Tahan Warga Mesir di Gaza
Minggu, 1 September 2013 6:19 WIB
Kairo, (Antara/AFP) - Kementerian luar negeri Mesir, Sabtu menuduh pihak penguasa Hamas menyerbu pusat kebudayaan Mesir di daerah Palestina itu dan menahan beberapa warga Mesir.
"Kementerian luar negeri mengecam keras tindakan yang tidak bertanggung jawab ini dan menuntut pembebasan mereka," katanya mengenai para warga Mesir yang ditahan Hamas Sabtu pagi.
Ditanya tentang insiden itu, kelompok Palestina itu mengatakan satu penyelidikan keamanan sedang dilakukan terhadap seorang warga Palestina dari Gaza yang memiliki kewarganegaraan Mesir.
Pada tahap ini tidak ada keputusan untuk menahan dia," kata juru bicara Hamas Ehab al-Ghossein kepada AFP.
Sumber-sumber Palestina mengatakan pria yang diperiksa itu, Abdel Abdel Rahman El-Kahlout, adalah ketua pusat kebudayaan Mesir di Gaza.
Tetapi juru bicara Hamas menegaskan Kahlout "berbohong ketika ia mengatakan ia adalah kepala perwakilan rakyat Mesir di Gaza."
Satu sumber yang dekat dengan kedubes Mesir di Ramallah mengatakan dinas keamanan Hamas telah menyelidiki pria itu tentang satu pernyataan yang beredar di kalangan warga Mesir di Gaza mendukung Jenderal Abdel Fattah al-Sisi, panglima militer Mesir.
Hubungan antara Mesir dan gerakan Hamas memburuk secara tajam sejak penggulingan yang dipimpin militer terhadap presiden Mohamed Moursi 3 Juli.
Pemimpin Islam yang digulingkan itu kini ditahan dituduh bekerja sama dengan Hamas dalam pembobolan penjara dan membunuh polisi dalam pemberontakan tahun 2011 yang menggulingkan mantan presiden Hosni Mubarak.
Kementerian luar negeri Mesir tidak secara khusus menyebut para warga Mesir yang ditahah di Gaza, yang berada dalam semiblokade oleh Israel dan Mesir.
Dalam pernyataannya, kementerian itu mendukung rakyat Palestina, tetapi mengatakan pihaknya tidak akan "memaafkan" Hamas karena menahan para warga Mesir. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mantan juara tinju kelas berat Mike Tyson tuduh platform streaming Hulu "curi" kisah hidupnya
09 August 2022 11:40 WIB, 2022
Taiwan tuduh China di balik polemik daftar kewarganegaraan penonton Piala Dunia 2022 Qatar
21 June 2022 6:15 WIB, 2022
Perjanjian kapal selam dibatalkan sepihak, Macron tuduh PM Australia berbohong
01 November 2021 10:22 WIB, 2021
Koeman tuduh PSG tak sopan karena bahas Messi jelang laga kedua tim
04 February 2021 11:55 WIB, 2021
Penasihat Gedung Putih AS tuduh China simpan data COVID-19 demi kemenangan
21 April 2020 10:43 WIB, 2020
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018