PB HMI : Mahasiswa Fungsi Kontrol Pada Pemilu 2014
Sabtu, 31 Agustus 2013 16:42 WIB
Makassar, (Antara) - Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI), drg Muhammad Arif Rosyid mengatakan, peran mahasiswa dalam menyongsong Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 adalah sebagai fungsi kontrol dalam menegakkan demokrasi.
"Ada dua peran mahasiswa dalam mengawal proses Pemilu nanti, pertama adalah bagaimana mengawal pendidikan politik ke masyarakat dan kedua memberikan seruan kepada masyarakat memilih orang baik dan dapat dipercaya," katanya saat bersilaturahmi di Kantor LKBN ANTARA Biro Sulsel di Makassar, Sabtu.
Menurutnya, kekuatan mahasiswa dalam mengawal proses demokrasi di Indonesia sangatlah penting mengingat organisasi-organisasi mahasiswa salah satunya HMI juga mempunyai peranan aktif dalam mensukseskan Pemilu dengan baik, tanpa ada kecurangan dan permainan termasuk intrik politik yang saat ini tengah berlangsung di parlemen.
Kendati demikian, HMI akan berusaha menjaga dan menegakkan demokrasi, termasuk potensi pemilih pemula untuk menggunakan hak pilihnya dengan baik dan benar, sehingga kualitas dan kuantitas anggota perwakilan rakyat yang terpilih amanah serta berkualitas dan mampu mensejahterakan rakyat sesuai dengan amanah Undang-Undang 1945.
"Kita mendorong agar pemilih dapat menyalurkan hak pilihnya untuk anggota perwakilan di DPR untuk lima tahun kedepan lebih baik dari saat ini yang tentunya orang-orang bersih," ujar mantan Sekertaris Umum HMI Cabang Makassar Timur itu.
Ia menyebutkan bedasarkan data untuk kader HMI di Indonesia sebanyak 500 ribu yang tersebar di 176 cabang. Sedangkan jumlah alumni HMI (KAHMI) lebih dari enam juta di Indonesia.
"Kader-kader inilah yang akan mendorong jalannya demokrasi yang baik di Indonesia," tandas almunus Unhas itu.
Mengenai apa langkah dan gagasan apa dalam mengawal serta menenggakkan demokrasi di Indosesia lima hingga 10 tahun kedepan, kata dia, salah satunya dengan mengarahkan dan meminta komitmen seluruh calon anggota legislatif yang nantinya akan duduk di parlemen agar berkomitmen dari awal.
"Salah satunya diminta agar berkominten tidak korupsi, kolusi dan nepotisme dan menandatangani pakta integritas sebagai landasan awal komitmen menjalankan aturan dengan baik dan benar yang ditunjuk masyararakat sebagai perwakilan rakyat," tegasnya. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Aspirasi mahasiswa tersampaikan, aksi massa HMI-GMNI di DPRD Pasaman berlangsung damai
08 September 2025 17:25 WIB
Merawat tradisi intelektual, buku berjudul Narasi Realitas: HMI dan Komisariat diluncurkan
21 March 2023 23:38 WIB, 2023
Prof. Fasli Jalal bersama 1000-an guru besar dan doktor KAHMI, siap berkontribusi untuk Indonesia Emas
22 November 2022 19:17 WIB, 2022
HMI Bukittinggi dirikan Koperasi Insan Cita wujudkan kemandirian generasi muda
10 August 2022 14:27 WIB, 2022
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Legislator: Percepat Pembangunan Gedung Rehabilitasi Pecandu Narkoba
08 January 2018 18:30 WIB, 2018
Kapolres Padang Pastikan Pilkada Jadi Prioritas Pengamanan Tahun Ini
06 January 2018 14:03 WIB, 2018
Demi Rp100 Juta, Tiga Kurir Ini Nekat Bawa 1,3 Ton Ganja dari Aceh ke Jakarta
04 January 2018 19:49 WIB, 2018
Kejari Pesisir Selatan Nyatakan Tidak Pernah Terima Tembusan Diversi Lakalantas
04 January 2018 17:53 WIB, 2018