Sektor pertanian berkontribusi 27,69 persen terhadap PDRB
Selasa, 6 Juni 2023 13:13 WIB
Bupati Solok Selatan Khairunas didampingi Sekretaris Daerah Syamsurizaldi, Staf Ahli Novirman dan Pelaksana tugas Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Yolly Hirlandes foto bersama dengan peserta Bimtek usai penyerahan surat izin berusaha. Antara/Erik
Padang Aro (ANTARA) - Bupati Solok Selatan, Sumatera Barat Khairunas mengatakan sumbangsih sektor pertanian, peternakan, kehutanan dan perikanan terhadap produk domestik regional bruto (PDRB) Kabupaten Kabupaten itu pada 2022 sebesar 27,69 persen.
"Laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Solok Selatan pada 2022 sebesar 4,02 persen dan dari angka tersebut, sektor pertanian, peternakan, kehutanan dan perikanan merupakan yang terbesar memberikan kontribusi yaitu 27,69 persen," katanya saag Bimbingan Tekhnis perizinan usaha bagi pelaku usaha peternakan, di Padang Aro, Selasa.
Pemkab Solok Selatan katanya, memberikan kemudahan berusaha dan penyederhanaan proses perizinan kepada pelaku usaha dan jika ada yang dipersulit oleh oknum tertentu bisa langsung melaporkannya.
Dia mengatakan, pada 2022 tercatat investasi di Kabupaten Solok Selatan sekitar Rp7 triliun dan ini tidak terlepas dari komitmen Pemkab untuk mempermudah proses investasi dan kemudahan berusaha bagi pelaku usaha.
"Sejak dua tahun terakhir berbagai upaya, baik melalui kebijakan, program dan kegiatan yang telah dilaksanakan terhadap para pelaku usaha sudah menujukkan hasil yang positif terhadap pertumbuhan ekonomi," ujarnya.
Dia menjelaskan, demi terus menggenjot peningkatan ekonomi Pemkab mengupayakan tingginya peredaran uang di Kabupaten Solok Selatan.
Salah satu upayanya kata dia, seluruh kegiatan pemerintah daerah yang dilaksanakan tidak ada yang dilakukan di luar Kabupaten.
"Komitmen ini harus si dukung bersama, kemitraan antara masyarakat pelaku usaha dengan pemerintah daerah, demi terwujudnya pembangunan Solok Selatan yang komprehensif," katanya.
Menurut dia, pembangunan daerah yang terpadu, terarah dan berkelanjutan dengan baik jika didukung oleh tiga sektor penting, yaitu pemerintah, swasta atau badan usaha dan masyarakatnya.
Pelaksana tugas Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Yolly Hirlandes mengatakan, selain Bimtek pelaku usaha peternakan dibantu juga untuk mengurus izin usahanya.
Guna memberikan pengetahuan yang luas bagi pelaku usaha ternak katanya, Pemkab mendatangkan pemateri dari BPTU HPT Padang mangateh.
"Laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Solok Selatan pada 2022 sebesar 4,02 persen dan dari angka tersebut, sektor pertanian, peternakan, kehutanan dan perikanan merupakan yang terbesar memberikan kontribusi yaitu 27,69 persen," katanya saag Bimbingan Tekhnis perizinan usaha bagi pelaku usaha peternakan, di Padang Aro, Selasa.
Pemkab Solok Selatan katanya, memberikan kemudahan berusaha dan penyederhanaan proses perizinan kepada pelaku usaha dan jika ada yang dipersulit oleh oknum tertentu bisa langsung melaporkannya.
Dia mengatakan, pada 2022 tercatat investasi di Kabupaten Solok Selatan sekitar Rp7 triliun dan ini tidak terlepas dari komitmen Pemkab untuk mempermudah proses investasi dan kemudahan berusaha bagi pelaku usaha.
"Sejak dua tahun terakhir berbagai upaya, baik melalui kebijakan, program dan kegiatan yang telah dilaksanakan terhadap para pelaku usaha sudah menujukkan hasil yang positif terhadap pertumbuhan ekonomi," ujarnya.
Dia menjelaskan, demi terus menggenjot peningkatan ekonomi Pemkab mengupayakan tingginya peredaran uang di Kabupaten Solok Selatan.
Salah satu upayanya kata dia, seluruh kegiatan pemerintah daerah yang dilaksanakan tidak ada yang dilakukan di luar Kabupaten.
"Komitmen ini harus si dukung bersama, kemitraan antara masyarakat pelaku usaha dengan pemerintah daerah, demi terwujudnya pembangunan Solok Selatan yang komprehensif," katanya.
Menurut dia, pembangunan daerah yang terpadu, terarah dan berkelanjutan dengan baik jika didukung oleh tiga sektor penting, yaitu pemerintah, swasta atau badan usaha dan masyarakatnya.
Pelaksana tugas Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Yolly Hirlandes mengatakan, selain Bimtek pelaku usaha peternakan dibantu juga untuk mengurus izin usahanya.
Guna memberikan pengetahuan yang luas bagi pelaku usaha ternak katanya, Pemkab mendatangkan pemateri dari BPTU HPT Padang mangateh.
Pewarta : Erik Ifansya Akbar
Editor : Siri Antoni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mahasiswa KKN reguler Unand I adakan sosialisasi teknologi pertanian tanaman aren di SMPN 1 Palambayan Agam
02 February 2026 14:39 WIB
Sawah masih menyusut, Menteri Nusron akan terapkan kebijakan darurat perlindungan lahan pertanian
29 January 2026 11:35 WIB
Penerapan teknologi budidaya dan hilirisasi padi dorong kemandirian petani di Nagari Aie Tajun
24 January 2026 12:05 WIB
Kerugian sektor pertanian akibat bencana alam di Pasaman Barat Rp3,94 miliar
11 December 2025 19:57 WIB