Pakistan Tuduh India Terkait Bentrokan Berdarah di Kashmir
Jumat, 23 Agustus 2013 7:00 WIB
Islamabad, (Antara/AFP) - Pakistan pada Kamis menuduh pasukan India menewaskan seorang tentara di kawasan sengketa Kashmir dalam bentrokan terbaru dari serangkaian bakutembak, yang meningkatkan ketegangan di antara negara tetangga bersenjata nuklir itu.
Pertempuran meletus sepanjang Garis Kendali, yang dijaga ketat militer (LoC), perbatasan nyata di Kashmir, sejak lima tentara India tewas pada 5 Agustus dalam penyergapan, yang Delhi persalahkan pada tentara Pakistan.
Kedua negara itu saling tuduh atas bentrokan di wilayah Himalaya itu, yang masing-masing menguasai sebagian dari Kashmir, tapi mengklaim secara penuh.
"Pada pukul 11.50 waktu setempat (13.50 WIB), pasukan India menembak ke arah LoC tanpa provokasi, di sektor Rakhchakri dekat Rawlakot. Sepoy Habib menjadi korban akibat penembakan tanpa alasan India," kata militer Pakistan dalam sebuah pernyataan.
Peristiwa itu terjadi sehari setelah Kementerian Luar Negeri Pakistan memanggil Wakil Dubes India untuk memprotes apa yang dikatakannya sebagai pembunuhan seorang perwira tentara dan melukai seorang tentara di Kashmir.
Kashmir telah memicu dua dari tiga perang antara kedua negara itu.
Ketegangan baru itu telah membahayakan rencana yang mereka harapkan berpeluang sebagai pertemuan terobosan antara Perdana Menteri Manmohan Singh dan rekannya dari Pakistan, Nawaz Sharif, di sela-sela pertemuan PBB di New York bulan depan. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mantan juara tinju kelas berat Mike Tyson tuduh platform streaming Hulu "curi" kisah hidupnya
09 August 2022 11:40 WIB, 2022
Taiwan tuduh China di balik polemik daftar kewarganegaraan penonton Piala Dunia 2022 Qatar
21 June 2022 6:15 WIB, 2022
Perjanjian kapal selam dibatalkan sepihak, Macron tuduh PM Australia berbohong
01 November 2021 10:22 WIB, 2021
Koeman tuduh PSG tak sopan karena bahas Messi jelang laga kedua tim
04 February 2021 11:55 WIB, 2021
Penasihat Gedung Putih AS tuduh China simpan data COVID-19 demi kemenangan
21 April 2020 10:43 WIB, 2020
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018