Pejabat AS-Rusia Bahas Pertahanan Rudal
Kamis, 22 Agustus 2013 11:36 WIB
Moskow, (Antara/RIA Novosti-0ANA) - Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov dan Penjabat Wakil Menlu Amerika Serikat Rose Gottemoeller telah membahas pertahanan peluru kendali dan isu-isu perlucutan senjata di London.
Kementerian Luar Negeri Rusia dalam sebuah pernyataan menyebutkan, masalah pertahanan rudal "dipertimbangkan secara menyeluruh.
"Perhatian khusus diberikan kepada prospek untuk kelanjutan dialog bilateral mengenai berbagai masalah yang berkaitan dengan stabilitas strategis."
Masalah-masalah lain termasuk kerja sama AS-Rusia mengenai kontrol senjata dan nonproliferasi senjata pemusnah massal, kata kementerian itu.
Ryabkov dan Gottemoeller bertemu Selasa sebagai ketua-bersama dari kelompok kerja pengawasan senjata dan keamanan internasional di Komisi Kepresidenan Bilateral AS-Rusia.
Rabu lalu, Wakil Menteri Pertahanan Rusia Anatoly Antonov mengatakan, bahwa pembicaraan pertahanan rudal baru antara para pejabat militer Rusia dan NATO telah mencapai jalan buntu.
Rusia dan NATO pada awalnya sepakat pada Konferensi Tingkat Tinggi Lisabon November 2010, untuk bekerja sama mengenai sistem pertahanan rudal yang diusulkan AS di Eropa Timur.
Tetapi pembicaraan selanjutnya antara Rusia dan Aliansi Pertahanan Atlantik Utara itu telah menggelepar selama NATO menolak untuk memberikan jaminan hukum kepada Rusia, bahwa sistem tersebut tidak akan dikerahkan untuk menghadapi nuklir Rusia. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018