Pasukan Keamanan Mesir Kepung Demonstran di Masjid
Sabtu, 17 Agustus 2013 7:22 WIB
Kairo, Qahirah, (Antara/AFP) - Pasukan keamanan Mesir pada Jumat mengepung satu masjid di Kairo di mana para pendukung Ikhawanul Muslimin bersembunyi, dengan masing-masing pihak menuduh yang lain menembak, kata kalangan pejabat dan Ikhwanul.
Pengepungan masjid Al-Fath di daerah Ramsis terjadi pada akhir
hari bentrokan antara pasukan keamanan dan pendukung presiden terguling Mohamed Moursi yang menewaskan lebih dari 80 orang tewas.
Para pejabat keamanan dikutip oleh kantor berita resmi MENA mengatakan "unsur-unsur bersenjata menembak pasukan keamanan dan polisi dari dalam masjid."
Tetapi Partai Kebebasan dan Keadilan (FJP) Moursi mengajukan banding untuk pencegahan "pembantaian" yang lain setelah 578 orang tewas di seluruh negeri itu pada Rabu ketika polisi membersihkan kemah-kemah protes yang didirikan oleh para loyalis Moursi.
FJP mengatakan dalam satu pernyataan ada "ribuan orang terperangkap dalam Masjid Al-Fath" dan penembakan telah berlangsung selama "lebih dari satu jam tanpa henti."
FJP mendesak "siapa pun untuk melakukan apa pun untuk membuat (pasukan keamanan) kembali ... Ini jelas bahwa ada niat untuk mengulang pembantaian Rabaa," kata kelompok itu merujuk pada Masjid Rabaa al-Adawiya - kamp protes utama loyalis Moursi di mana lebih dari 200 orang tewas pada Rabu. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pastikan keamanan dan kenyamanan, Pemkot dan Forkopimda Padang Panjang Patroli malam natal
25 December 2025 10:36 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018