Pertempuran Seru Berkobar di Aleppo
Rabu, 7 Agustus 2013 15:55 WIB
Beirut, (Antara/AFP) - Pertempuran seru berkobar pada Rabu di pinggiran kota Aleppo, Suriah selatan, sehari setelah pemberontak merebut pangkalan udara terdekat, sementara ledakan mematikan menghantam kota Raqa, kata kelompok pemantau.
"Pertempuran seru melibatkan pemberontak melawan pasukan pemerintah meletus di dekat gedung intelijen angkatan udara di daerah Layramun, pinggiran Aleppo," kata Obsrvatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia.
Kelompok pemantau itu mengatakan pemberontak yang terlibat pertempuran itu adalah dari kelompok Islam, di antara mereka termasuk Front Al-Nusra yang berhaluan keras.
Pertempuran itu terjadi sehari setelah pemberontak merebut pangkalan udara di Minnigh.
Seorang aktivis di Aleppo mengatakan pemberontak sedang berusaha bergerak ke arah Nabul dan Zahraa, desa berpenduduk mayoritas Syiah di pinggiran Aleppo yang menjadi pangkalan pemerintah Presiden Bashar al-Assad.
Sebagian besar pemberontak Suriah -- seperti penduduk- adalah Sunni, sementara Bashar adalah anggota sekte Alawi, satu bagian dari Syiah.
"Sekitar 300 petempur yang ikut bertempur merebut Minnigh kini bebas untuk bertempur di mana saja," kata Mohammed, seorang aktvis dari Pusat Media Aleppo yang anti-rezim.
Di tempat-tempat lain, satu ledakan menghantam kota utara Raqa, satu-satunya ibu kota provinsi yang di luar kekuasaan pemerintah, menewaskan tiga orang termasuk dua anak-anak, kata Observatorium itu.
Kelompok yang bermarkas di Inggris itu mengatakan asal dari ledakan itu tidak diidentifikasi, dan menambahkan bahwa puluhan orang cedera.
Dekat Damaskus, satu serangan tentara membunuh dan mencederai "belasan" pemberontak dekat kota industri Adra, yang etrletak di jalan masuk barat laut ke ibu kota itu.
Daerah itu sering terjadi aksi kekerasan, karena pemberontak berusaha menguasainya dan menggunakannya sebagai pangkalan bagi operasi di dalam Damaskus.
Di dekat lokasi itu, angkatan udara melancarkan dua serangan udara terhadap kota Douma, tempat sentimen anti-pemerintsh kuat sejak awal pemberontakan anti-Bashar meletus Maret 2011.
PBB mengatakan lebih dari 100.000 orang tewas dalam perang Suriah dan jutaan orang terpaksa meninggalkan rumah-rumah mereka mengungsi ke negara tetangga antara lain Turki dan Lebanon. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Klasemen BRI Super League sebelum duel seru pekan ke-17, ada Semen Padan FC vs Persis
08 January 2026 21:39 WIB
Klasemen BRI Super League jelang pekan ke-13, aksi saling salip makin seru
19 November 2025 9:03 WIB
Cover screen lebih luas! Buat konten lebih seru dengan Galaxy Z Flip5
20 November 2023 9:20 WIB, 2023
Tiga rekomendasi akomodasi untuk aktivitas seru saat liburan di Malaysia
07 December 2022 11:36 WIB, 2022
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018