Manila, (Antara/Xinhua-0ANA) - Partai Komunis Filipina (CPP) Sabtu mengecam penunjukan "ahli intervensionisme" Philip Goldberg sebagai duta besar Amerika Serikat berikutnya untuk Filipina oleh Presiden AS Barack Obama. CPP, organisasi payung kelompok pemberontak Tentara Rakyat Baru (NPA), mengatakan penunjukan Goldberg adalah dan hinaan bagi rakyat Filipina bahkan karena itu pertanda niat AS untuk mempertinggi gangguan dan intervensi militer di Filipina dengan tujuan lebih memperkuat pijakannya di dalam negeri dan di kawasan Asia-Pasifik. Goldberg, Asisten Sekretaris Intelijen dan Penelitian saat ini yang berada di bawah Departemen Luar Negeri AS, ditetapkan untuk menggantikan Harry Thomas, yang telah menjadi duta besar AS di Filipina sejak 2010. "Ini adalah penghinaan besar bagi rakyat Filipina bahwa pemerintah AS mengatur untuk mengirimkan duta besarnya seseorang yang telah dinyatakan persona non grata di negara lain," kata CPP. CPP menunjukkan bahwa Goldberg diusir sebagai duta besar AS untuk Bolivia pada tahun 2008 karena telah melakukan intervensi dan tindakan subversi terhadap pemerintah Evo Morales, yang telah secara terbuka tegas melakukan intervensi AS terhadap kedaulatan nasional dan dominasi ekonomi asing. CPP, dengan sayap bersenjatanya NPA, telah melancarkan perang melawan pemerintah selama lebih dari empat dekade. (*/jno)