Sudan Selatan Tunjuk Menteri Luar Negeri Baru
Minggu, 28 Juli 2013 6:35 WIB
Juba, (Antara/AFP) - Presiden Sudan Selatan Salva Kiir pada Sabtu mulai mengumumkan kabinet barunya dengan menyebutkan pria yang pekan lalu dipecat sebagai menteri informasi sebagai menteri luar negeri baru, kata radio pemerintah.
"Presiden Salva Kiir telah mengeluarkan dekrit menunjuk Dr Barnaba Marial Benjamin sebagai Menteri Luar Negeri ... " kata radio dan menambahkan bahwa janji itu akan segera berlaku.
Kiir, pemimpin negara termuda di dunia, pada Selasa memecat wakil Presiden Riek Machar serta semua 28 menteri kabinet dan wakil-wakil mereka. Pemerintah mengumumkan bahwa pemerintah berikutnya akan terdiri dari hanya 19 kementerian.
Banyak menteri dipecat adalah tokoh kunci dalam pemberontak Rakyat Sudan - Gerakan Pembebasan - atau sayap bersenjatanya yang berjuang perang brutal 1983-2005 terhadap pemerintah Sudan, yang menyebabkan referendum tahun 2011 di mana Sudan Selatan
dengan suara bulat memilih memisahkan diri dari utara dan membentuk negara baru.
Marial menggantikan Nhial Deng Nhial, untuk siapa tidak ada posting baru sejauh ini diumumkan.
Radio tidak memberikan indikasi tentang kapan janji lebih lanjut akan dilakukan.
Menteri Luar Negeri AS John Kerry berbicara melalui telepon dengan Kiir pada Jumat dan mendesaknya untuk membentuk pemerintahan yang mencerminkan keragaman rakyat negaranya "ccepat dan transparan," kata Departemen Luar Negeri.
Pernyataan Kerry bergema rekomendasi yang dibuat dalam pernyataan bersama oleh Uni Afrika, Kanada, Norwegia, Swiss, Inggris dan Amerika Serikat. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemerintah bersama warga Pariaman alihkan arus sungai ancam rumah pasca-bencana
09 February 2026 18:32 WIB
Taklukan Korea Selatan 5-0, Timnas Futsal Indonesia pimpin Klasemen Grup A Piala Asia 2026
28 January 2026 10:31 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018