Raja Spanyol Lakukan Kunjungan Kenegaraan ke Maroko
Selasa, 16 Juli 2013 10:14 WIB
Rabat, (Antara/AFP) - Raja Spanyol Juan Carlos tiba di Maroko pada Senin untuk mengawali kunjungan kenegaraan tiga hari disertai dengan delegasi besar menteri kabinet dan pengusaha.
Kunjungan itu atas undangan Raja Mohammed VI adalah yang pertama oleh Juan Carlos ke luar Spanyol setelah ia kembali menjalani operasi pada Maret, dan diperkirakan akan mencerminkan hubungan diplomatik yang erat antara Rabat dan Madrid.
Kedua raja bertemu di satu jamuan makan malam pada Selasa.
Juga pada Selasa, pengusaha dari Spanyol dan Maroko akan bertemu untuk membahas cara-cara untuk memperkuat kerja sama antara kedua negara.
Juan Carlos membawa ke Maroko para eksekutif bisnis, restoran, serta para menteri luar negeri, dalam negeri, kehakiman, industri dan
pembangunan.
Menteri Luar Negeri Jose Manuel Garcia-Margallo mengatakan pekan lalu di Madrid bahwa Kunjungan itu "sangat simbolis di depan politik yang jelas dalam perkembangan-perkembangan saat ini" di kawasan tersebut dan juga akan fokus pada isu-isu ekonomi.
Wakil Menteri Luar Negeri Maroko Youssef Amrani memuji hubungan antara Maroko dan Spanyol dan kunjungan diharapkan Juan Carlos 'untuk membuka cakrawala baru dalam kerjasama bilateral.
Sekitar 800 perusahaan Spanyol beroperasi di Maroko, dan Spanyol adalah mitra perdagangan Maroko utama tahun lalu.
Krisis parah yang telah memukul perekonomian Spanyol telah memperlihatkan kenaikan aliran orang Spanyol menuju ke Maroko untuk tinggal atau mencari kerja, kata para ahli.
Data resmi menunjukkan bahwa 2.660 orang Spanyol terdaftar untuk mendapatkan jaminan sosial di Maroko tahun lalu, namun jumlah sebenarnya mereka yang menetap dan bekerja di negara itu diyakini jauh lebih tinggi. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018