BI: Jangan Kaget Defisit NTB Q2 Tinggi
Sabtu, 13 Juli 2013 6:59 WIB
Bank Indonesia. (Antara)
Jakarta, (Antara) - Bank Indonesia menyatakan semua pihak tidak perlu kaget bahwa defisit neraca transaksi berjalan (NTB) pada triwulan II (Q2) 2013 akan lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya karena hal tersebut sesuai dengan pola musimannya.
"Jangan kaget jika pertengahan Agustus nanti (diumumkan) current account deficit (defisit transaksi berjalan) tinggi. Itu memang triwulan II musimannya tinggi, di atas tiga persen," kata Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo di Jakarta, Jumat.
Perry mengatakan, defisit transaksi berjalan pada triwulan II 2013 memang diperkirakan meningkat dibandingkan dengan triwulan sebelumnya disebabkan oleh impor yang masih tinggi, repatriasi yang besar, serta pembayaran sejumlah kewajiban korporasi ke luar negeri seperti utang luar negeri.
Namun, neraca transaksi modal dan finansial yang cukup besar pada triwulan II akan mengimbangi defisit neraca transaksi berjalan tersebut, sehingga secara keseluruhan defisit neraca pembayaran Indonesia (NPI) akan lebih rendah dibandingkan triwulan sebelumnya.
"Triwulan II surplus neraca modal besar sehingga secara keseluruhan defisit akan lebih rendah dari triwulan I (satu)," ujar Perry.
Perry memperkirakan besaran defisit NPI akan jauh lebih rendah dari angka defisit pada triwulan I, yakni sebesar 6,6 miliar dolar AS (Rp66 triliun). Sebagaimana diketahui, defisit transaksi berjalan pada triwulan I sebesar 5,3 miliar dolar AS (Rp53 triliun) atau 2,4 persen dari PDB dan defisit transaksi modal dan finansial sebesar 1,4 miliar dolar AS (Rp14 triliun).
Sementara itu, lanjut Perry, untuk triwulan III (tiga) diperkirakan neraca transaksi berjalan akan jauh lebih baik dibandingkan dengan triwulan I maupun triwulan II.
"Triwulan III (NPI) bisa surplus. Current account (diperkirakan) hanya dua persen sekian karena impor turun dan tidak ada repatriasi. Di sisi lain surplus neraca modal bisa besar sehingga secara keseluruhan NPI surplus," ujar Perry. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BNNK Pasaman Barat: Jangan percaya informasi bahwa narkotika menambah tenaga saat bekerja
23 November 2025 19:18 WIB
Jangan anggap enteng, ada risiko psikologis terlalu sering curhat dengan AI
24 October 2025 18:01 WIB
Kunjungi Polres Padang Panjang, Kapolda Sumbar ingatkan personil jangan menyakiti hati masyarakat
07 October 2025 17:50 WIB