Mali Tuduh Gerilyawan Tuareg Langgar Perjanjian Perdamaian
Selasa, 9 Juli 2013 6:20 WIB
Bamako, (Antara/AFP) - Militer Mali menuduh gerilyawan Tuareg melanggar perjanjian perdamaian di kota wilayah timurlaut, Kidal, dengan menyerang warga sipil dan prajurit.
"MNLA mengerahkan wanita dan anak-anak di Kidal untuk melemparkan batu pada penduduk kulit hitam, pasukan (penjaga perdamaian) Afrika dan prajurit Mali," kata juru bicara militer Letnan Kolonel Diarran Kone, menunjuk pada separatis Tuareg, Gerakan Nasional bagi Pembebasan Azawad (MNLA). (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mantan juara tinju kelas berat Mike Tyson tuduh platform streaming Hulu "curi" kisah hidupnya
09 August 2022 11:40 WIB, 2022
Taiwan tuduh China di balik polemik daftar kewarganegaraan penonton Piala Dunia 2022 Qatar
21 June 2022 6:15 WIB, 2022
Perjanjian kapal selam dibatalkan sepihak, Macron tuduh PM Australia berbohong
01 November 2021 10:22 WIB, 2021
Koeman tuduh PSG tak sopan karena bahas Messi jelang laga kedua tim
04 February 2021 11:55 WIB, 2021
Penasihat Gedung Putih AS tuduh China simpan data COVID-19 demi kemenangan
21 April 2020 10:43 WIB, 2020
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018