Korsel-AS Mulai Penyelidikan Bersama Krcelakaan Jet Asiana
Senin, 8 Juli 2013 12:29 WIB
Sejong, (Antara/Yonhap-0ANA) - Korea Selatan telah meluncurkan penyelidikan bersama dengan Amerika Serikat untuk mengidentifikasi penyebab kecelakaan jet penumpang dengan wawancara pilot-pilot jet Korea Selatan untuk pertama kalinya, kata pemerintah Seoul Senin.
Seoul mengirimkan tim investigasi enam anggota ke Amerika Serikat tak lama setelah Asiana Airlines dari Bandara Internasional Incheon mendarat di San Francisco pada Sabtu (waktu AS).
Pesawat Boeing 777, yang dioperasikan oleh penerbangan terbesar Korea Selatan kedua pembawa bendera Asiana Airlines Inc, membawa 307 orang, termasuk anggota awak.
Dua orang, keduanya China, tewas dalam kecelakaan dengan 181 orang lainnya terluka, menurut Kementerian Pertanahan, Infrastruktur dan Transportasi.
Penyelidikan resmi dimulai dengan wawancara dari penerbangan empat pilot, yang saat ini tinggal di satu hotel di San Francisco, katanya.
Dua anggota tim investigasi Korea Selatan juga telah dikirim ke Washington untuk menganalisis bersama atas perekam data penerbangan dan perekam suara kokpit dari pesawat jet yang jatuh.
Namun, kementerian itu mengatakan akan memerlukan beberapa bulan, jika tidak bertahun-tahun, untuk mengidentifikasi penyebab pasti kecelakaan, merujuk pada penyelidikan dari 1997 kecelakaan pesawat jet penumpang Korean Air membutuhkan waktu dua tahun untuk diselesaikan.
Dari 77 penumpang Korea Selatan di pesawat, 11 saat kembali ke negara itu melalui penerbangan Asiana yang diharapkan tiba di Seoul sekitar pukul 17.30 waktu setempat Senin, menurut kementerian.
Maskapai penerbangan Korea Selatan juga mengatur bagi keluarga orang yang terluka untuk mengunjungi San Francisco dengan setidaknya 29 dijadwalkan untuk berangkat ke Amerika Serikat pada Senin, katanya. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018