BNPB Berencana Bawa "Herkules" Evakuasi Korban Gempa
Rabu, 3 Juli 2013 13:55 WIB
Sejumlah warga korban gempa berada ditempat pengungsian sementara di Desa Blang Mancom, Kecamatan Ketol, Aceh Tengah, Provinsi Aceh. (Antara)
Pekanbaru, (Antara) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana berencana membawa satu unit pesawat Herkules yang sebelumnya beroperasi mengatasi kebakaran lahan di Riau untuk membantu evakuasi para korban gempa bumi di Aceh.
"Kami masih menunggu perintah. Kalau memang harus bergerak ke sana (Aceh), kami siap," kata juru bicara BNPB Dr Agus Wibowo kepada Antara di Pekanbaru, Rabu.
Menurut informasi yang diterima, demikian Agus, memang rencananya sejumlah kru BNPB yang masih berada di Riau dalam misi mengatasi kabut asap akan bergerak ke Aceh untuk membantu korban gempa di sana.
"Namun jadwalnya kapan, belum pasti karena sebenarnya sudah banyak personel BNBP dari Jakarta yang telah tiba di Aceh untuk membantu para korban bencana gempa," katanya.
Gempa berkekuatan 6,2 skala richter (SR) yang melanda Aceh dikabarkan telah menyebabkan 22 orang meninggal dan lebih 200 orang luka-luka, bahkan ribuan rumah dan bangunan di sana mengalami kerusakan ringan hingga parah.
Menurut BNPB, puluhan korban meninggal dunia tersebut tersebar di sejumlah wilayah Aceh. Namun menurut laporan sementara, untuk di Kabupaten Bener Meriah jumlah korban meninggal dunia lima orang, dua orang hilang, dan 70 orang luka-luka.
"Puluhan rumah di wilayah ini dikabarkan juga mengalami rusak berat," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho.
Sutopo mengatakan, saat ini masyarakat mengungsi di lima titik pengungsian, yaitu Kampung Kolemparacanis, Kampung Kecal, Kampung Lampahan, Kampung Bandar Lampahan, dan Kampung Surajadi.
Kemudian BNPB juga mengabarkan sebanyak sembilan warga Aceh Tengah juga turut meninggal dunia akibat gempa berkekuatan 6,2 SR itu.
"Informasi dari Camat Ketol M Saleh menyebutkan bahwa sembilan warga dari beberapa kampung di kecamatannya telah meninggal dunia akibat gempa," kata Pejabat Pemkab Aceh Tengah Windi Darsa yang dihubungi.
Windi menjelaskan, suasana panik masih menyelimuti Aceh Tengah dikarenakan gempa susulan terus terjadi, selain gelap gulita akibat terputusnya aliran listrik PLN.
Gedung Sekolah Dasar (SD) Belang Mancong berlantai dua hancur total akibat gempa. Desa terparah diguncang gempa dan ratusan rumah rata dengan tanah, antara lain Kampung Bah, Belang Mancung, Simpang Rajawali, Ponok Balik, dan Jalok. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemprov Sumbar berencana lanjutkan pembangunan Bypass Bukittinggi-Koto Baru
27 October 2025 14:40 WIB
Padang Pariaman masih alami kendala jalankan KB meskipun realisasinya lebihi target
25 September 2025 16:27 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018