Pemilik Pabrik yang Disekap Pekerja di China Dibebaskan
Kamis, 27 Juni 2013 17:22 WIB
Beijing, (Antara/Reuters) - Pekerja pabrik di China, Kamis membebaskan pimpinan berkebangsaan Amerika Serikat yang sebelumnya telah mereka sekap selama seminggu terkait sengketa gaji.
Chip Starnes, direktur dari perusahaan pemasok alat kesehatan sudah diperkenankan meninggalkan pabrik di bagian utara Beijing dan kini beristirahat di sebuah hotel.
"Bos saya Chip sangat kelelahan setelah dua hari yang sangat berat dan kini kembali ke hotel, begitu ya?" kata direktur umum Specialty Medical, Xing Shuang kepada televisi Reuters.
"Hanya itu yang bisa saya sampaikan."
Para pekerja mengharapkan uang pesangon seperti yang diberikan bagi 30 orang pekerja lain yang diberhentikan, meskipun perusahaan tidak akan memberhentikan pekerja lagi, kata Starnes sebelum ini.
Belum jelas bagaimana sengketa tersebut diselesaikan.
Starnes menghabiskan waktu satu minggu di dalam pabrik -- penghasil tempat alkohol, alat pengambil darah bagi penderita kencing manis, di balik jeruji jendela. Dia belum bisa dihubungi untuk diminta memberi komentar.
Kejadian ini menjadi sorotan mengenai risiko membuka usaha di China, yaitu kepercayaan antara pekerja dan manajemen juga kepercayaan dalam sistem hukum, yang sering rendah.
Starnes, pemilik usaha yang berpusat di Florida, terbang ke China pada 18 Juni dan mulai ditahan oleh pekerja pada Jumat lalu.
Para pekerja mengajukan tuntutan itu karena mendengar kabar bahwa seluruh pabrik akan ditutup setelah divisi pencetak alat suntik plastik mulai dipindahkan ke India untuk mengurangi biaya produksi. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Satu abad Pabrik teh Kayu Aro: pastikan produksi kualitas ekspor tetap terjaga
06 October 2025 4:35 WIB
Satu Abad - PTPN IV Regional 4 sulap bekas rumah sakit Kayu Aro jadi pabrik kopi
06 October 2025 4:35 WIB
Di momen HUT RI, PT BSS Pasaman Barat salurkan CSR untuk atasi kemiskinan dan stunting
18 August 2025 12:34 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018