Jurnalis Padang Lawan Pendemo Akibat Dilecehkan
Senin, 10 Juni 2013 19:31 WIB
Padang, (Antara) - Sejumlah jurnalis lokal dan nasional dari berbagai media massa di Kota Padang melakukan perlawanan terhadap para pendemo dari Forum Mahasiswa Mentawai (FORMMA) akibat ucapan salah seorang pendemo yang melecehkan profesi wartawan.
Para jurnalis marah akibat ucapan Erik Silaen dalam orasi saat melakukan aksi demo di kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Sumbar dan Kejaksaan Tinggi Sumbar yang menuding wartawan menerima suap dalam menjalankan tugas jurnalistiknya.
Dalam orasinya, Erik sempat melontarkan perkataan, "Semua wartawan tolong beritakan apa yang kami suarakan. Banyak berita di Mentawai tidak diberitakan karena wartawan sudah menerima suap,".
Saat longmarch menuju kantor Gubernur Sumbar, para jurnalis langsung menghadang mereka ketika memasuki halaman kantor. Salah seorang jurnalis langsung berteriak dan meminta Erik untuk menunjukkan bukti-bukti terhadap apa yang telah ia ucapkan.
"Apa buktinya wartawan telah menerima suap? Anda Jangan hanya asal bicara apalagi melecehkan profesi kami," kata Andi, wartawan Metro TV.
Akhirnya, Erik mengakui perbuatannya dan menyampaikan permohonan maafnya kepada seluruh jurnalis. "Saya meminta maaf kepada seluruh wartawan karena salah dalam berucap. Saya hanya bermaksud berkata wartawan jangan mau disuap sehingga tidak memberitakan Mentawai," katanya.
Nofrianto, salah seorang wartawan senior mengatakan, para jurnalis datang untuk meliput aksi dan akan meritakan menyebarluaskan informasi sesuai amanah Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers apalagi terkait penyimpangan-penyimpangan yang menghambat pembangunan.
"Jangan menuding kami menerima upeti. Jika Anda menemukan ada wartawan demikian, laporkan kepada Kami sehingga bisa diproses sesuai hukum," katanya.
Sementara, Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sumbar Rino Zulyadi, mengharapkan agar kejadian serupa tidak terulang lagi di masa-masa berikutnya apalagi dari kalangan mahasiswa sebagai orang yang intelek.
"Kami meminta kejadian ini tidak terulang lagi, dan laporkan jika ada orang yang mengaku wartawan menerima suap apalagi memeras dalam menjalankan tugasnya," katanya. (*/ril/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018