Legislator: Upaya Pemerintah Amankan APBN Normatif
Rabu, 22 Mei 2013 16:29 WIB
Jakarta, (Antara) - Anggota Badan Anggaran DPR RI dari Fraksi PDIP Nusyirwan Soejono mengatakan upaya pemerintah dalam mengamankan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2013 masih normatif.
"Kita mengharapkan ada langkah-langkah signifikan yang tidak normatif dalam Rancangan APBN Perubahan 2013, terkait pengamanan APBN. Namun apa yang dipaparkan Menteri Keuangan Chatib Basri adalah hal yang justru normatif seperti adanya penambahan pinjaman luar negeri sebesar lebih dari Rp200 triliun serta penurunan penerimaan pajak," ujar Nusyirwan di Jakarta, Rabu.
Pernyataan Nusyirwan menyikapi paparan RAPBNP 2013 yang dilakukan Menteri Keuangan Chatib Basri dalam Rapat Kerja dengan Badan Anggaran, di Jakarta, Rabu. Dalam kesempatan itu Chatib menyampaikan revisi asumsi makro dan usulan kompensasi atas kenaikan harga Bahan Bakar Minyak bersubsidi sebagai upaya mengamankan APBN 2013.
Nusyirwan mengatakan seharusnya pemerintah bisa menghasilkan kebijakan terobosan untuk mengamankan APBN, tanpa menaikkan harga BBM bersubsidi dan merevisi asumsi makro.
"Yang terlihat dalam pemaparan semua biasa-biasa saja, yang muncul adalah pola tradisional. Terlihat ketergantungan kita terhadap situasi internal dengan kebijakan yang defensif, dan selalu alasannya karena ekonomi dunia tidak menentu," kata dia.
Nusyirwan menegaskan bahwa fraksi PDIP tetap pada pendiriannya menolak kenaikan harga BBM bersubsidi, dan mendorong pemerintah mencari alternatif lain dalam mengamankan APBN 2013.
Dalam paparannya Menteri Keuangan Chatib Basri menyampaikan revisi asumsi makro akibat kenaikan harga BBM bersubsidi antara lain pertumbuhan ekonomi yang tadinya diasumsikan 6,8 persen dalam APBN 2013 turun menjadi 6,2 persen dalam RAPBNP 2013, inflasi dari 4,9 persen menjadi 7,2 persen, serta nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dari Rp9.300 menjadi Rp9.600.
Pemerintah juga menganggarkan dana kompensasi berupa bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) sebesar Rp11,6 triliun, tambahan dana untuk pembangunan infrastruktur dasar Rp6 triliun dan dana-dana lain untuk beras miskin dan beasiswa bidik misi. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Pasaman Barat terima sertifikat tanah upaya percepatan pembangunan Sekolah Rakyat
02 February 2026 14:37 WIB
Dinas Kesehatan Pasbar telah lakukan PE, PSN sampai goro bersama upaya pemberantasan penyakit DBD
26 January 2026 12:38 WIB
Kejari Pasaman Barat terima predikat WBK dari Kejagung upaya tingkatkan pelayanan
18 December 2025 12:51 WIB
Upaya Pertamina bersihkan Puskesmas Rantau, pulihkan layanan kesehatan masyarakat Aceh Tamiang
15 December 2025 15:45 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018