Warga Korsel Capai Puncak Himalaya Tanpa Oksigen
Selasa, 21 Mei 2013 18:14 WIB
Seoul, (Antara/Yonhap) - Pendaki gunung Korea Selatan Kim Chang-ho mendaki 14 puncak Himalaya setinggi lebih dari 8.000 meter tanpa tabung oksigen dan menjadi pendaki gunung pertama dari negaranya yang melakukan hal itu.
Ia juga mencatat rekor dunia karena berhasil menyelesaikan pendakian itu dalam rentang waktu singkat, kata Federasi Pendaki Gunung Korea (KAF), Senin.
Kim mencapai Gunung Everest (9.848 meter), puncak keempatbelasnya, sekitar pukul 09:00 pagi waktu setempat, Senin, kata KAF.
Ia membutuhkan waktu tujuh tahun, 10 bulan dan enam hari untuk menyelesaikan tantangan itu, sekitar satu bulan lebih singkat dari rekor sebelumnya yaitu tujuh tahun, 11 bulan dan 14 hari yang ditetapkan oleh pendaki asal Polandia Jerzy Kukuczka.
Pendaki gunung berusia 43 tahun itu bergabung dengan 13 orang pendaki yang lain yang berhasil menyelesaikan pendakian itu tanpa bantuan oksigen.
Kim memiliki misi ramah lingkungan dengan tidak menggunakan bahan bakar fosil dalam ekspedisinya. Alih-alih menggunakan perjalanan udara atau mobil untuk memulai pendakian, timnya memulai pendakian dari permukaan laut dengan menggunakan kayak, sepeda dan dengan berjalan kaki.
"Selain mencatat rekor nasional dan dunia, kami juga harus menyorot pesan lingkungan yang dibawa," kata KAF. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Saat bertemu Presiden Lee, Prabowo cerita anak muda Indonesia gandrung K-Pop
01 November 2025 20:05 WIB
Ini daftar negara lolos Piala Asia U-23: Korsel hingga Vietnam dapat tiket
10 September 2025 10:28 WIB
Timnas Indonesia tidak minder segrup dengan Korsel di Kualifikasi Piala Asia U-23
30 May 2025 17:56 WIB
Piala Sudirman 2025 : Alwi bawa Indonesia samakan kedudukan 1-1 melawan Korsel
03 May 2025 20:00 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018