Lubukbasung (ANTARA) - Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Agam, Sumatera Barat mencatat 18 warga setempat terkonfirmasi positif COVID-19 dan tiga orang dinyatakan sembuh, Selasa (6/10).


"Ini data yang kita peroleh dari Tim Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Baso, Selasa (6/10)," kata Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Agam, Martias Wanto di Lubukbasung, Selasa.


Ia mengatakan, ke 18 warga positif tersebar di Kecamatan Tanjungmutiara tiga orang dengan inisial  TY (54), H (42) dan IF (24). Kecamatan Lubukbasung sembilan orang dengan inisial ME (20), SKA (26), HDS (55), N (38), SY (46), SE (60), RA (21), M (56) dan AR (21).


Sementara Kecamatan Banuhampu tiga orang dengan inisial I (41), S (48) dan  HS (39). Kecamatan Baso satu orang dengan inisial RO (41).


Sedangkan di Kecamatan Tilatangkamang satu orang dengan inisial MI (29) dan Kecamatan Ampekkoto satu orang dengan inisial A (45).


"Dengan bertambahnya 18 warga terkonfirmasi positif maka total kasus positif 763 orang pada Selasa (6/10)," katanya.


Ia menambahkan, pada Selasa (6/10) sebanyak tiga pasien positif dinyatakan sembuh setelah dua hasil tes usapnya negatif secara berturut-turut.


Tiga pasien sembuh itu warga Kecamatan Tanjungraya satu orang dengan inisial KFA (1), Kecamatan Ampekkoto dua orang dengan inisial EE (35) dan RS (52).


"Ketiga pasien sembuh itu sudah pulang ke rumahnya dan dengan adanya penambahan pasien sembuh maka total pasien sembuh 411 orang," katanya.


Saat ini, tambahnya total warga Agam yang masih terkonfirmasi COVID-19 sebanyak 340 orang yang dirawat di rumah sakit 31 orang, karantina 21 orang dan isolasi mandiri 288 orang.


Untuk penderita 76 orang, kemungkinan positif dua orang dan kontak erat 520 orang.


"Saya mengimbau warga untuk tetap menerapkan protokoler kesehatan dengan cara mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak agar tidak ada penambahan positif," katanya. ***3***