ISAF: Enam Gerilyawan Tewas di Afghanistan Timur
Rabu, 15 Mei 2013 13:29 WIB
Kabul, (Antara/Xinhua-OANA) - Enam gerilyawan telah tewas dan lima lagi ditahan dalam operasi militer di berbagai provinsi Afghanistan Timur dalam waktu 24 jam terakhir, kata Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF), pimpinan NATO, Rabu pagi.
"Pasukan Keamanan Nasional Afghanistan dan Koalisi menewaskan enam gerilyawan, menahan lima tersangka gerilyawan, menyita satu senjata dan menemukan serta membersihkan lima peledak rakitan (IED) selama operasi di Afghanistan Timur," kata Komando-Timur Regional ISAF di dalam satu siaran pers.
Operasi itu dilancarkan di Provinsi Ghazni, Nangarhar, Nuristan, Paktia, Paktika dan Parwan, kata siaran pers tersebut.
Pejabat ISAF dan Afghanistan menggunakan istilah "pemberontak" untuk merujuk kepada Taliban.
Namun, kelompok tersebut --yang telah melancarkan aksi perlawanan selama lebih dari satu dasawarsa-- belum mengeluarkan komentar, demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Rabu siang.
Pasukan keamanan Afghanistan dan tentara ISAF telah meningkatkan operasi terhadap Taliban dan kelompok lain gerilyawan belum lama ini. Namun gerilyawan menanggapi dengan pemboman.
Pada Rabu pagi, satu polisi Afghanistan tewas dan seorang polisi serta tujuh warga sipil cedera, ketika satu IED meledak di Kota Jalalabad, Ibu Kota Provinsi Nangarhar di Afghanistan Timur, kata beberapa pejabat kesehatan provinsi itu. Mereka menambahkan beberapa anak kecil termasuk di antara korban cedera.
Pada Selasa, tiga prajurit AS di ISAF tewas akibat ledakan IED di Provinsi Kandahar, Afghanistan Selatan. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Catatan lain Semen Padang FC koyak rekor nirbobol enam pertandingan Bali United
25 January 2026 13:46 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018