Bentrokan Kolombia Tewaskan Lima Pemberontak dan Polisi
Rabu, 15 Mei 2013 6:51 WIB
Bogota, (Antara/AFP) - Pemberontak Marxis FARC dan polisi bentrok di berbagai daerah di Kolombia pada Selasa, dalam aksi kekerasan yang menewaskan lima gerilyawan dan seorang polisi tewas, kata pihak berwenang.
Kerusuhan mematikan mengancam akan membayangi dimulainya kembali pembicaraan damai antara pemerintah Kolombia dan Angkatan Bersenjata Revolusioner Kolombia (FARC) yang diadakan di Havana.
FARC - Angkatan Bersenjata Revolusioner Kolombia - adalah kelompok gerilyawan kiri terbesar di negara itu dan telah melancarkan pemberontakan sejak tahun 1964 sehingga menjadikan pemberontakan
tertua di Amerika Latin.
Perundingan perdamaian, yang dimulai pada 19 November, sejauh ini hanya ditujukan pada butir pertama dari agenda lima poin yaitu reformasi tanah.
Distribusi tanah adalah salah satu pemicu konflik puluhan tahun di Kolombia, di mana ada ketidaksetaraan antara pemilik tanah yang kaya dan petani miskin.
Paus Fransiskus pada Senin menyatakan dukungan bagi perundingan perdamaian dengan kelompok gerilyawan Kolombia FARC di satu audiensi pribadi di Vatikan dengan Presiden Juan Manuel Santos. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Klinsmann jadi pelatih timnas Korsel, tugas pertama laga persahabatan lawan Kolombia
28 February 2023 6:27 WIB, 2023
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018