Israel Peringatkan AS Mengenai Penjualan Senjata Kepada Suriah
Kamis, 9 Mei 2013 9:04 WIB
Washington, (Antara/Reuters) - Israel memperingatkan Amerika
Serikat dalam beberapa hari terakhir bahwa Rusia berencana untuk menjual sistem peluru kendali canggih darat-ke-udara kepada Suriah meskipun Barat menekan Moskow untuk menunda langkah tersebut, kata Wall Street Journal pada Rabu.
Surat kabar itu mengatakan para pejabat AS telah mengkonfirmasi dan mereka menganalisis laporan Israel tetapi tidak akan mengomentari apakah mereka percaya penjualan baterai rudal S-300 sudah dekat.
Tidak ada komentar segera tersedia dari pejabat di Pentagon atau Departemen Luar Negeri AS.
Pemerintah Presiden Suriah Bashar al-Assad telah berusaha untuk membeli rudal baterai canggih S-300, yang dapat mencegat baik pesawat berawak dan peluru kendali, dari Moskow selama bertahun-tahun.
Negara-negara Barat telah berulang kali mendesak Rusia untuk memblokir penjualan itu, yang menurut mereka bisa menyulitkan setiap upaya intervensi internasional dalam perang saudara di Suriah.
Journal mengatakan informasi yang diberikan kepada Washington oleh Israel menunjukkan bahwa Suriah telah melakukan pembayaran pada kesepakatan 2010 dengan Moskow untuk membeli empat baterai seharga 900 juta dolar AS, termasuk pembayaran dilakukan tahun ini melalui bank pembangunan Rusia di luar negeri, yang dikenal sebagai VEB tersebut.
Surat kabar itu mengatakan paket termasuk enam peluncur dan 144
rudal operasional, masing-masing dengan kisaran 125 mil (200
mil), dengan pengiriman awal diperkirakan dalam tiga bulan berikutnya.
Sedangkan efektivitas penuaan angkatan udara Suriah adalah tidak
jelas, dan kebanyakan ahli percaya bahwa sistem rudal pertahanan udaranya, ditingkatkan setelah serangan Israel 2007 terhadap tempat yang dicurigai sebagai situs nuklir, masih cukup kuat. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018