Wagub: Laboratorium Kesesehatan Sumbar perlu pengembangan
Kamis, 25 Juni 2020 13:44 WIB
Wakil Gubernur Nasrul Abit meninjau UPTD Laboratorium Kesehatan Provinsi Sumbar di Jalan Gajah Mada Padang. (Ist)
Padang (ANTARA) - Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit mengatakan Labolatorium Kesehatan Sumbar yang berlokasi di jalan Gajah Mada Padang perlu pengembangan agar dapat secara maksimal dalam melakukan analisis berbagai penyakit.
"Kita cukup senang ada Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) laboratorium kesehatan, yang bisa melakukan analisis berbagai penyakit. Untuk cek swab COVID-19 tentu tinggal penambahan alat Polymerase Chain Reaction (PCR) dan bantuan berbagi pengalaman dr. Andani dalam memaksimalkannya,"kata Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasul Abit ketika meninjau Labkes Jalan Gajah Mada Nanggalo Padang, Kamis.
Menurut dia, belum tahu kapan pandemi wabah virus corona ini berakhir. Tentunya mempersiapkan laboratorium kesehatan ini menjadi sesuatu yang baik dalam menyangga Laboratorium Fakultas Kedokteran Unand yang saat ini telah memperlihatkan prestasi swab COVID terproduktif di Indonesia.
Tidak ada salah Laborkes Sumbar ini juga disiapkan dalam memeriksa penyakit lainnya bisa dapat lebih profesional. "Mereka punya tenaga yang profesional juga dibidangnya,"ujarnya.
Nasrul mengatakan soal ketidakadaan alat PCR untuk swab COVID, nanti akan disampaikan kepada pak gubernur dan dikoordinasikan dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) provinsi.
Kepala UPTD Laboratorium Kesehatan Provinsi Sumatera Barat dr. Yun Efinita, MM juga menyampaikan, saat ini laboratorium kesehatan ini telah memiliki SDM keilmuan spesialis ahli mikro biologi dan beberapa dokter lainnya.
"Kami senang dan bangga sekali Pak Wagub Sumbar datang ke laboratorium ini. Secara SDM kita memiliki ahli mikro biologi yang memang sebagai tenaga profesional di labor kesehatan ini. SDM kita mampu melakukan tes usap, namun saat ini kita terkendala alat PCRnya yang belum ada," ungkapnya.
Ia juga mengatakan kita memiliki ruangan dan peralatan yang cukup dalam memberikan pelayanan laboratorium kesehatan di Sumatera Barat, namun untuk wabah virus COVID ini kita belum punya alat PCR.
"Secara prinsip kita siap berkaloborasi dengan laboratorium FK Unand dalam mengatasi kebutuhan swab COVID, karena ini wabah ini belum dalat diprediksi akan berakhir, kami yakin dengan adanya alat PCR akan mampu membuat Labkes provinsi Sumbar dapat berkembang dimasa datang,"ungkapnya. Wakil Gubernur Nasrul Abit meninjau UPTD Laboratorium Kesehatan Provinsi Sumbar di Jalan Gajah Mada Padang. (Ist)
"Kita cukup senang ada Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) laboratorium kesehatan, yang bisa melakukan analisis berbagai penyakit. Untuk cek swab COVID-19 tentu tinggal penambahan alat Polymerase Chain Reaction (PCR) dan bantuan berbagi pengalaman dr. Andani dalam memaksimalkannya,"kata Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasul Abit ketika meninjau Labkes Jalan Gajah Mada Nanggalo Padang, Kamis.
Menurut dia, belum tahu kapan pandemi wabah virus corona ini berakhir. Tentunya mempersiapkan laboratorium kesehatan ini menjadi sesuatu yang baik dalam menyangga Laboratorium Fakultas Kedokteran Unand yang saat ini telah memperlihatkan prestasi swab COVID terproduktif di Indonesia.
Tidak ada salah Laborkes Sumbar ini juga disiapkan dalam memeriksa penyakit lainnya bisa dapat lebih profesional. "Mereka punya tenaga yang profesional juga dibidangnya,"ujarnya.
Nasrul mengatakan soal ketidakadaan alat PCR untuk swab COVID, nanti akan disampaikan kepada pak gubernur dan dikoordinasikan dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) provinsi.
Kepala UPTD Laboratorium Kesehatan Provinsi Sumatera Barat dr. Yun Efinita, MM juga menyampaikan, saat ini laboratorium kesehatan ini telah memiliki SDM keilmuan spesialis ahli mikro biologi dan beberapa dokter lainnya.
"Kami senang dan bangga sekali Pak Wagub Sumbar datang ke laboratorium ini. Secara SDM kita memiliki ahli mikro biologi yang memang sebagai tenaga profesional di labor kesehatan ini. SDM kita mampu melakukan tes usap, namun saat ini kita terkendala alat PCRnya yang belum ada," ungkapnya.
Ia juga mengatakan kita memiliki ruangan dan peralatan yang cukup dalam memberikan pelayanan laboratorium kesehatan di Sumatera Barat, namun untuk wabah virus COVID ini kita belum punya alat PCR.
"Secara prinsip kita siap berkaloborasi dengan laboratorium FK Unand dalam mengatasi kebutuhan swab COVID, karena ini wabah ini belum dalat diprediksi akan berakhir, kami yakin dengan adanya alat PCR akan mampu membuat Labkes provinsi Sumbar dapat berkembang dimasa datang,"ungkapnya. Wakil Gubernur Nasrul Abit meninjau UPTD Laboratorium Kesehatan Provinsi Sumbar di Jalan Gajah Mada Padang. (Ist)
Pewarta : Rls-ant
Editor : Siri Antoni
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tingkatkan sarana pendidikan, Pemkab Tanah Datar bangun ruang labor komputer dan perpustakaan di sekolah
24 September 2024 17:10 WIB, 2024
Tingkatkan Tri Dharma,LLDIKTI Wilayah X adakan mobile Laboratorium bagi mahasiswa PTS Padang
12 June 2024 15:26 WIB, 2024
Wajah baru Laboratorium Komputer SMK 1 Sumbar, sumbangsih PLN Peduli
24 November 2023 14:18 WIB, 2023
Pemkab Dharmasraya akan jadikan Labkesda sebagai laboratorium rujukan
11 November 2021 15:22 WIB, 2021
Gubernur : Bantuan hibah untuk Labor Unand baru diajukan ke Pemprov Sumbar
03 August 2021 19:43 WIB, 2021
Labor LLDIKTI-X kembali dibuka pasca COVID-19, ini aturan untuk menggunakan
24 June 2021 14:39 WIB, 2021
Wapres RI resmikan Gedung Labor Olahraga dan Sport Center UNP di Pariaman
06 April 2021 22:26 WIB, 2021
Untuk membangun Labor di daerah Ketinggian, UM Sumbar jajaki kerja sama dengan pihak ini
01 April 2021 18:31 WIB, 2021
Sampel menumpuk, Kepala BNPB minta Laboratorium Unand bantu pemeriksaan spesimen COVID-19 nasional
14 September 2020 16:47 WIB, 2020
160 spesimen tes usap COVID-19 di Pasaman Barat dikirim ke labor Universitas Andalas
10 August 2020 20:16 WIB, 2020