Rusia akan Buka Pangkalan Udara di Belarus Pada 2015
Rabu, 24 April 2013 6:37 WIB
Minsk, (Antara/AFP) - Rusia pada Selasa mengumumkan kesepakatan untuk membuka pangkalan udara di Belarus pada 2015, sebagai bagian dari dua rencana negara bekas Soviet itu untuk membentuk aliansi militer dan politik menjelang integrasi ekonomi.
"Kami berencana untuk menjalankan rencana mendirikan pangkalan udara Rusia yang akan mengakomodasi jet tempur," kata Menteri Pertahanan Rusia, Sergei Shoigu, dalam pertemuan dengan Presiden Belarus, Alexander Lukashenko.
"Isu-isu seperti penguatan kemampuan pertahanan akan tetap kami lanjutkan bersama mitra kami dari Belarus," kata Shoigu seperti dikutip kantor kepresidenan Belarus.
Pangkalan udara tersebut akan dibuka secara resmi pada 2015, sementara jet tempur pertama akan dikirimkan ke Belarus pada tahun ini, kata Shoigu.
Dia menambahkan bahwa berdasarkan perjanjian sebelumnya, Rusia mulai tahun depan akan memasok empat baterai sistem rudal anti-pesawat S-300.
Bersama dengan Kazakhstan, Rusia dan Belarus telah sepakat untuk membentuk persatuan ekonomi Eurasia, proyek serupa dengan Uni Eropa yang digawangi oleh Presiden Rusia Vladimir Putin untuk menggalang kekuatan negara-negara bekas Soviet.
Moskow dan Minsk akan menggelar latihan militer bersama di Belarusia pada September ini.
Belarus yang berbatasan dengan negara Uni Eropa seperti Polandia, Lithuania dan Latvia, semakin terasing dari negara-negara Barat di bawah pemerintahan Lukashenko dan berulangkali berselisih paham dengan Uni Eropa terkait hak mereka. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Persita dalam bidikan Semen Padang FC yang akan buktikan kekuatan di kandang
04 February 2026 14:13 WIB
Pemprov Sumbar Akan prioritaskan ke Daerah Terdampak Bencana pada Kegiatan Safari Ramadhan Tahun 2026
02 February 2026 15:31 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018