Pemkot Batam telusuri perjalanan WNA positif COVID-19
Kamis, 16 April 2020 14:52 WIB
Ilustrasi. Pengunjung tiba di Pelabuhan Internasional Batam Centre beberapa waktu lalu. (Naim)
Batam (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Batam, Kepulauan Riau, bersama otoritas kesehatan setempat menelusuri perjalanan warga negara asing (WNA) yang terkonfirmasi positif COVID-19, selama berada di daerah tersebut.
"Kami sudah turun, tracing," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi di Batam, Kamis.
Seorang berkebangsaan asing, MW, diketahui adalah pasien COVID-19 nomor 379 di Singapura, yang memiliki tempat usaha dan tempat tinggal di Batam.
Dalam keterangan tertulis, Kepala KKP Batam Achmad Farchanny merinci, berdasarkan penelusurannya, terdapat dua orang kontak erat dengan MW dari dua pertemuannya selama berada di Batam.
Menurut dia, kondisi orang yang berkontak erat dengan MW relatif sehat dan tidak ada keluhan yang berindikasi COVID-19.
MW diketahui datang ke Batam melalui Pelabuhan Harbour Bay, 2 Maret 2020, bekerja di ruangan kantornya, melakukan pertemuan dengan rekan kerjanya di Kawasan Industri Batamindo dan kembali ke Singapura pada hari yang sama.
MW kembali ke Batam, 6 Maret 2020. Ia terus berada di rumahnya pada 6-10 Maret 2020 seorang diri. Baru kemudian 11 Maret 2020 mengunjungi PT FMMP bertemu dengan GM perusahaan tersebut bersama anaknya dan warga negara Turki.
Dia kembali ke Singapura pada 12 Maret 2020, sebelum terkonfirmasi positif COVID-19 pada 20 Maret 2020 di Singapura.
"Kami sudah turun, tracing," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi di Batam, Kamis.
Seorang berkebangsaan asing, MW, diketahui adalah pasien COVID-19 nomor 379 di Singapura, yang memiliki tempat usaha dan tempat tinggal di Batam.
Dalam keterangan tertulis, Kepala KKP Batam Achmad Farchanny merinci, berdasarkan penelusurannya, terdapat dua orang kontak erat dengan MW dari dua pertemuannya selama berada di Batam.
Menurut dia, kondisi orang yang berkontak erat dengan MW relatif sehat dan tidak ada keluhan yang berindikasi COVID-19.
MW diketahui datang ke Batam melalui Pelabuhan Harbour Bay, 2 Maret 2020, bekerja di ruangan kantornya, melakukan pertemuan dengan rekan kerjanya di Kawasan Industri Batamindo dan kembali ke Singapura pada hari yang sama.
MW kembali ke Batam, 6 Maret 2020. Ia terus berada di rumahnya pada 6-10 Maret 2020 seorang diri. Baru kemudian 11 Maret 2020 mengunjungi PT FMMP bertemu dengan GM perusahaan tersebut bersama anaknya dan warga negara Turki.
Dia kembali ke Singapura pada 12 Maret 2020, sebelum terkonfirmasi positif COVID-19 pada 20 Maret 2020 di Singapura.
Pewarta : Yuniati Jannatun Naim
Editor : Hendra Agusta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mijoo Lovelyz dan Jessi hentikan semua kegiatan usai dinyatakan positif COVID-19
24 February 2022 6:14 WIB, 2022
BPOM terbitkan izin penggunaan darurat vaksin Sinopharm untuk penguat
02 February 2022 10:38 WIB, 2022
Kemenkes sebut booster tingkatkan titer antibodi lawan infeksi COVID-19
16 January 2022 13:17 WIB, 2022
Dolar berakhir sedikit melemah dalam perdagangan liburan yang tenang
30 December 2021 6:47 WIB, 2021
Empat strategi pemerintah untuk atasi penularan SARS-CoV-2 varian Omicron
27 December 2021 9:01 WIB, 2021
Terpopuler - Regional
Lihat Juga
Personel Lanud Pangeran M Bun Yamin asah kemampuan melalui latihan aeromodeling
13 February 2026 18:37 WIB
Pesawat tempur Super Tucano dan F16 TNI AU uji coba pendaratan di jalan tol
11 February 2026 18:58 WIB
Truk pengangkut BBM pascaterbannya Jalan Lembah Anai ke jalur Sitinjau Lauik
07 February 2026 22:21 WIB
Jalur Lembah Anai dan Sitinjau Lauik di Sumbar paling trending di akhir 2025
01 January 2026 7:08 WIB