Pemprov Bangka Belitung percepat pembangunan laboratorium test COVID-19
Kamis, 16 April 2020 14:32 WIB
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan. (Babel.antaranews.com/Aprionis)
Pangkalpinang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) mempercepat pembangunan laboratorium tes swab COVID-19 sebagai upaya mengoptimalkan penanganan dan pencegahan penyebaran virus corona di daerah tersebut.
"Kita tidak mau berlama-lama dalam pembangunan laboratorium penguji Covid-19 ini, demi keberlangsungan dan keselamatan masyarakat daerah ini," kata Gubernur Kepulauan Babel, Erzaldi Rosman Djohan di Pangkalpinang, Kamis.
Ia mengatakan dalam penanganan dan pencegahan penyebaran COVID-19, Pemprov Kepulauan Babel menjadikan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Laboratorium Kesehatan sebagai pusat pemeriksaan tes swab dengan metode polymerase chain reaction (PCR).
"Saat ini sebagian alat tes swab sudah didatangkan dan menunggu alat PCR yang besok hari akan tiba. Namun demikian, dikarenakan adanya perubahan pengaturan ruang laboratorium sesuai Standar Penanganan COVID-19, diperlukan waktu untuk menyesuaikannya," ujarnya.
PCR akan segera diinstal, jika sudah datang sehingga laboratorium tes swab ini bisa dioperasikan untuk melayani masyarakat.
"Kita tinggal nunggu material untuk perubahan ruang pengelolaan pemeriksaan klinis yang harus di ruang bertekanan negatif. Karena perlu perubahan, maka yang tadinya kita siap hari Jumat ini, mungkin mundur beberapa hari lagi, dan semua tim sudah berusaha semaksimal mungkin," katanya.
Setelah laboratorium ini terbangun, nantinya mampu melayani 500 pemeriksaan per hari sehingga bisa mempercepat hasil pemeriksaan.
Tahap pertama pada tes swab ini dilakukan kepada Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang belum menerima hasil pemeriksaan dari Litbangkes RI Pusat, juga Orang Dalam Pemantauan (ODP) hasil penelusuran (tracing) dari kontak pasien PDP yang beberapa waktu lalu meninggal. Laboratorium ini juga dibuka untuk masyarakat yang mau melaksanakan pemeriksaan secara mandiri.
"Laboratorium ini nantinya akan menjadi pusat pemeriksaan untuk kabupaten/kota se-Bangka Belitung. Namun, teknis pengambilan swab dilakukan di daerah masing-masing atau mobile yaitu petugas yang akan mendatangi daerah itu, khususnya di Toboali yang merupakan daerah yang dinyatakan paling merah," katanya.*
"Kita tidak mau berlama-lama dalam pembangunan laboratorium penguji Covid-19 ini, demi keberlangsungan dan keselamatan masyarakat daerah ini," kata Gubernur Kepulauan Babel, Erzaldi Rosman Djohan di Pangkalpinang, Kamis.
Ia mengatakan dalam penanganan dan pencegahan penyebaran COVID-19, Pemprov Kepulauan Babel menjadikan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Laboratorium Kesehatan sebagai pusat pemeriksaan tes swab dengan metode polymerase chain reaction (PCR).
"Saat ini sebagian alat tes swab sudah didatangkan dan menunggu alat PCR yang besok hari akan tiba. Namun demikian, dikarenakan adanya perubahan pengaturan ruang laboratorium sesuai Standar Penanganan COVID-19, diperlukan waktu untuk menyesuaikannya," ujarnya.
PCR akan segera diinstal, jika sudah datang sehingga laboratorium tes swab ini bisa dioperasikan untuk melayani masyarakat.
"Kita tinggal nunggu material untuk perubahan ruang pengelolaan pemeriksaan klinis yang harus di ruang bertekanan negatif. Karena perlu perubahan, maka yang tadinya kita siap hari Jumat ini, mungkin mundur beberapa hari lagi, dan semua tim sudah berusaha semaksimal mungkin," katanya.
Setelah laboratorium ini terbangun, nantinya mampu melayani 500 pemeriksaan per hari sehingga bisa mempercepat hasil pemeriksaan.
Tahap pertama pada tes swab ini dilakukan kepada Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang belum menerima hasil pemeriksaan dari Litbangkes RI Pusat, juga Orang Dalam Pemantauan (ODP) hasil penelusuran (tracing) dari kontak pasien PDP yang beberapa waktu lalu meninggal. Laboratorium ini juga dibuka untuk masyarakat yang mau melaksanakan pemeriksaan secara mandiri.
"Laboratorium ini nantinya akan menjadi pusat pemeriksaan untuk kabupaten/kota se-Bangka Belitung. Namun, teknis pengambilan swab dilakukan di daerah masing-masing atau mobile yaitu petugas yang akan mendatangi daerah itu, khususnya di Toboali yang merupakan daerah yang dinyatakan paling merah," katanya.*
Pewarta : Aprionis
Editor : Hendra Agusta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mijoo Lovelyz dan Jessi hentikan semua kegiatan usai dinyatakan positif COVID-19
24 February 2022 6:14 WIB, 2022
BPOM terbitkan izin penggunaan darurat vaksin Sinopharm untuk penguat
02 February 2022 10:38 WIB, 2022
Kemenkes sebut booster tingkatkan titer antibodi lawan infeksi COVID-19
16 January 2022 13:17 WIB, 2022
Dolar berakhir sedikit melemah dalam perdagangan liburan yang tenang
30 December 2021 6:47 WIB, 2021
Empat strategi pemerintah untuk atasi penularan SARS-CoV-2 varian Omicron
27 December 2021 9:01 WIB, 2021
Terpopuler - Regional
Lihat Juga
Personel Lanud Pangeran M Bun Yamin asah kemampuan melalui latihan aeromodeling
13 February 2026 18:37 WIB
Pesawat tempur Super Tucano dan F16 TNI AU uji coba pendaratan di jalan tol
11 February 2026 18:58 WIB
Truk pengangkut BBM pascaterbannya Jalan Lembah Anai ke jalur Sitinjau Lauik
07 February 2026 22:21 WIB