Pasukan Australia Ikut Pelatihan Militer AS-Korsel
Sabtu, 20 April 2013 18:31 WIB
Seoul, (Antara/AFP) - Pasukan tempur Australia untuk pertama kali ikut serta dalam pelatihan militer gabungan Amerika Serikat-Korea Selatan, kata seorang juru bicara Kementerian Pertahanan Korsel, Sabtu.
Satuan tentara yang beranggotakan 18 personel ikut bergabung dalam pelatihan pendaratan yang diselenggarakan di dekat kota Pohang di tenggara sebagai bagian dari pelatihan militer gabungan "Foal Eagle", kata juru bicara itu.
Australia adalah anggota Komando PBB yang beranggotakan 16 negara, dan berperang membantu Korsel dalam Perang Korea melawan Korut dan China.
Para korban Australia dalam perang tahun 1950-1953 lebih dari 1.500, 340 prajurit tewas, kata situs resmi Australian War Memorial.
Keikutsertaan dalam pelatihan sekarang merupakan partama kali pasukan tempur dari satu negara anggota Komando PBB bergabung dalam pelatihan gabungan AS-Korsel sejak Perang Korea, kata juru bicara itu.
Keikutsertaan pasukan Australia setelah ada permintaan dari Canberra "untuk mencari pengalaman dalam pelatihan militer gabungan", tambahnya.
Pelatihan sebulan yang dimulai 5 April itu melibatkan 3.000 Marinir Korsel dan AS.
Semenanjung Korea berada dalam ketegangan militer yang meningkat sejak Korut melakukan uji coba nuklir ketiganya Februari lalu.
Pyongyang, yang marah atas sanksi-sanksi baru PBB dan pelatihan militer AS-Korsel selama beberapa pekan, mengeluarkan ancaman-ancaman untuk melakukan serangan rudal dan perang nuklir. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018