Gerindra: Pemilu 2014 Meneruskan Skema Demokrasi Liberal
Kamis, 18 April 2013 16:04 WIB
Gerindra. (Antara)
Jakarta, (Antara) - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Abdul Kholik menyakini bahwa Pemilu 2014 hanya meneruskan skema demokrasi liberal dan kapitalisme yang telah berjalan sejak 2004 lalu.
"Misalnya pasal 33 UUD hasil amandemen sangat mengandung unsur kapitalisme dan paling tidak menempatkan kapitalisme dan liberalisme secara konstitusional," kata Sekjen Partai Gerindra Abdul Kholik dalam diskusi bertajuk Pemilu 2014 dan Agenda Penyelamatan Bangsa di kantor Partai Rakyat Demokratik Jakarta, Kamis.
Dia menjelaskan ada dua pilihan yang dimiliki masyarakat, keluar dari skema tersebut yang efeknya sangat berbahaya atau memanfaatkan skema itu dalam kolektivitas sosialistik. Namun dia mengatakan pilihan kedua adalah yang sangat memungkinkan.
Abdul Kholik mencontohkan beberapa negara Amerika Latin yang menjalankan demokrasi liberal namun ada kolektivitas sosialistik seperti Venezuela. Menurut dia, skema itu berhasil dijalankan dengan baik.
"Pertanyaannya apakah kita mampu lakukan itu dan apakah ada tokoh nasional yang bisa laksanakan," ujarnya.
Ketua DPP Partai Hanura Samuel Koto dalam acara itu mengatakan pelaksanaan Pemilu 2014 tidak akan menjawab masalah rakyat. Menurut dia masyarakat hanya dimanfaatkan dalam momen lima tahunan tersebut.
"Lima tahun lalu datang lalu pergi, dan sekarang datang," ujar Samuel.
Menurut dia, pemerintah juga tidak mengedepankan etika dan moralitas politik karen apa yang dibicarakan bertolakbelakang dengan perbuatan.
Dia mencontohkan presiden SBY pernah mengatakan bahwa pejabat tidak boleh rangkap jabatan, namun bertolakbelakang dengan jabatan yang diembannya sebagai ketua umum Partai Demokrat. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wali Kota Solok Kukuhkan Pengurus Saka Adhyasta Pemilu dan Penandatanganan MoU Bawaslu dengan Kwarcab
11 November 2025 15:52 WIB
Bawaslu Dharmasraya gelar penguatan kelembagaan hadapi pemisahan jadwal pemilu-pilkada
07 August 2025 21:00 WIB
Lelang selesai, barang habis pakai Pemilu 2024 di gudang KPU Pasaman mulai diangkut
15 July 2025 18:41 WIB
Terpopuler - Polhukam
Lihat Juga
Legislator: Percepat Pembangunan Gedung Rehabilitasi Pecandu Narkoba
08 January 2018 18:30 WIB, 2018
Kapolres Padang Pastikan Pilkada Jadi Prioritas Pengamanan Tahun Ini
06 January 2018 14:03 WIB, 2018
Demi Rp100 Juta, Tiga Kurir Ini Nekat Bawa 1,3 Ton Ganja dari Aceh ke Jakarta
04 January 2018 19:49 WIB, 2018
Kejari Pesisir Selatan Nyatakan Tidak Pernah Terima Tembusan Diversi Lakalantas
04 January 2018 17:53 WIB, 2018