Pengusaha Batam siap bantu pemerintah cegah COVID-19, target kumpulkan Rp20 miliar
Jumat, 20 Maret 2020 16:27 WIB
Pengusaha Batam berkumpul untuk menggalang dana membantu pemerintah menangani COVID-19. (Dok Humas Pemkot)
Batam (ANTARA) - Pengusaha di Kota Batam, Kepulauan Riau, menargetkan dapat mengumpulkan dana hingga Rp20 miliar untuk membantu pemerintah daerah setempat menangani COVID-19.
"Kami targetkan Rp20 miliar untuk membantu pemerintah kota," kata Presiden Direktur PT Sat Nusapersada Abidin Hasibuan di Batam, Jumat.
Hingga saat ini, pengusaha sudah mengumpulkan donasi sekitar Rp10 miliar.
Rencananya, seluruh dana akan digunakan untuk membantu Pemkot Batam membeli berbagai perlengkapan pendukung seperti masker, baju pengaman dan alat kesehatan untuk mencegah wabah virs.
Pengusaha akan membeli seluruh alat itu dari Singapura, China dan daerah lain di Indonesia. Sebagian masker sudah dipesan, dan diperkirakan akan sampai dalam waktu dua pekan ke depan.
"Untuk membantu masyarakat yang butuh dibantu," kata dia.
Bantuan alat, akan diberikan kepada rumah sakit di Batam.
Mengenai kondisi ekonomi, ia mengatakan, memang terjadi penurunan. Namun itu terjadi secara global. Pengusaha kini lebih fokus pada upaya sosial menyelesaikan masalah itu.
"Kami berdoa, kita enggak bisa buat apa-apa. Masyarakat Batam jangan panik. Pengusaha tidak mundur, pengusaha membantu pemkot mengatasi ini," kata dia.
Hal senada dikatakan Ketua Apindo Kepri, Cahya yang mengatakan pengusaha kini tidak lagi menghitung untung rugi, namun pada upaya mencegah penularan virus.
"Kita enggak usah hitung. Fokus bagaimana bantu pemerintah. Enggak usah bicara bagaimana," kata dia.
"Kami targetkan Rp20 miliar untuk membantu pemerintah kota," kata Presiden Direktur PT Sat Nusapersada Abidin Hasibuan di Batam, Jumat.
Hingga saat ini, pengusaha sudah mengumpulkan donasi sekitar Rp10 miliar.
Rencananya, seluruh dana akan digunakan untuk membantu Pemkot Batam membeli berbagai perlengkapan pendukung seperti masker, baju pengaman dan alat kesehatan untuk mencegah wabah virs.
Pengusaha akan membeli seluruh alat itu dari Singapura, China dan daerah lain di Indonesia. Sebagian masker sudah dipesan, dan diperkirakan akan sampai dalam waktu dua pekan ke depan.
"Untuk membantu masyarakat yang butuh dibantu," kata dia.
Bantuan alat, akan diberikan kepada rumah sakit di Batam.
Mengenai kondisi ekonomi, ia mengatakan, memang terjadi penurunan. Namun itu terjadi secara global. Pengusaha kini lebih fokus pada upaya sosial menyelesaikan masalah itu.
"Kami berdoa, kita enggak bisa buat apa-apa. Masyarakat Batam jangan panik. Pengusaha tidak mundur, pengusaha membantu pemkot mengatasi ini," kata dia.
Hal senada dikatakan Ketua Apindo Kepri, Cahya yang mengatakan pengusaha kini tidak lagi menghitung untung rugi, namun pada upaya mencegah penularan virus.
"Kita enggak usah hitung. Fokus bagaimana bantu pemerintah. Enggak usah bicara bagaimana," kata dia.
Pewarta : Yuniati Jannatun Naim
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mijoo Lovelyz dan Jessi hentikan semua kegiatan usai dinyatakan positif COVID-19
24 February 2022 6:14 WIB, 2022
BPOM terbitkan izin penggunaan darurat vaksin Sinopharm untuk penguat
02 February 2022 10:38 WIB, 2022
Kemenkes sebut booster tingkatkan titer antibodi lawan infeksi COVID-19
16 January 2022 13:17 WIB, 2022
Dolar berakhir sedikit melemah dalam perdagangan liburan yang tenang
30 December 2021 6:47 WIB, 2021
Empat strategi pemerintah untuk atasi penularan SARS-CoV-2 varian Omicron
27 December 2021 9:01 WIB, 2021
Terpopuler - Regional
Lihat Juga
Personel Lanud Pangeran M Bun Yamin asah kemampuan melalui latihan aeromodeling
13 February 2026 18:37 WIB
Pesawat tempur Super Tucano dan F16 TNI AU uji coba pendaratan di jalan tol
11 February 2026 18:58 WIB
Truk pengangkut BBM pascaterbannya Jalan Lembah Anai ke jalur Sitinjau Lauik
07 February 2026 22:21 WIB
Jalur Lembah Anai dan Sitinjau Lauik di Sumbar paling trending di akhir 2025
01 January 2026 7:08 WIB