Seoul, (Antara/AFP) - Korea Selatan pada Rabu mengatakan setuju membeli satu armada helikopter tempur Apache Amerika Serikat dalam perjanjian bernilai 1,5 miliar dolar AS, pada saat ketegangan meningkat dengan Korea Utara. Badan Program Pengadaan Alat Pertahanan (DAPA) mengatakan akan memperoleh 36 helikopter Apache Guardian AH-64E dari Boeing dalam masa tiga tahun sejak 2016. DAPA mengatakan helikopter itu mampu menghancurkan tank dan kendaraan lapis baja, katanya dan menambahkan pesawat itu akan memperkuat pertahanan Korea Selatan menghadapi provokasi dari Korea Utara. Keputusan itu dibuat saat semenanjung Korea tetap berada dalam keadaan ketegangan militer yang tinggi dengan Korea Utara yang mengancam "perang thermo-nuklir" karena marah pada sanksi-sanksi PBB yang baru dan pelatihan militer gabungan AS-Korsel. Badan itu menolak merinci harga dan hanya mengatakan perjanjian itu termasuk alih teknologi tetapi kantor berita Yonhap mengatakan proyek itu akan menelan biaya 1,8 triliun won atau 1,5 miliar dolar AS. Korsel akan merupakan negara keempat membeli helikopter bermesin dua itu setelah AS, Taiwan dan Arab Saudi, kata Yonhap. Helikopter itu akan menggantikan satu armada helikopter Cobra AH-1 yang telah beroperasi selama puluhan tahun di Korea Selatan, kata para pejabat DAPA. (*/jno)