Penumpang Lion Air Keluar Melalui Pintu Darurat
Sabtu, 13 April 2013 18:36 WIB
Kuta, (Antara) - Sejumlah penumpang pesawat Lion Air dari Bandung, Jawa Barat, keluar melalui pintu darurat, beberapa saat setelah pesawat tergelincir dan mengapung di Pantai Segara, Kuta, Bali, Sabtu sore.
"Begitu sampai di sayap, ternyata sudah ada di laut," kata Ivone (15), penumpang Lion Air jenis Boeing 737-800-NG nomor penerbangan JT-904 itu.
Ia sama sekali tidak merasakan adanya kejanggalan apa pun saat pesawat yang ditumpanginya meninggalkan landasan pacu Bandara Hussein Sastranegara, Bandung, pada pukul 12.48 WIB.
"Tiba-tiba saat hendak mendarat di Bali (Bandara Ngurah Rai) terdengar tiga kali benturan keras," kata Ivone yang duduk di deretan kursi nomor 23 bersama ibu dan dua saudaranya itu.
Beberapa penumpang yang berdiri di sayap, segera dievakuasi oleh nelayan Pantai Segara, Tim SAR, dan petugas Polda Bali.
Pesawat Lion Air jurusan Banjarmasin-Bandung-Denpasar yang mengangkut 95 penumpang dewasa, tiga anak-anak, satu bayi, dan tujuh awak tergelincir di ujung barat landasan pacu Bandara Ngurah Rai pada pukul 15.35 Wita.
Bagian belakang pesawat yang tinggal landas dari Bandara Hussein Sastranegara, Bandung, pada pukul 12.48 WIB itu terbelah dan mengapung di Pantai Segara, Kuta.
Tidak ada korban meninggal dunia dalam musibah tersebut. Sejumlah penumpang yang mengalami luka-luka dirawat secara intensif di RSUP Sanglah, Denpasar, dan RS Kasih Ibu, Kedonganan, Kuta. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dari BIM Padang, Lion Air siapkan 8 jadwal penerbangan untuk kepulangan jamaah haji Bengkulu
14 June 2025 21:18 WIB
Jamaah haji kloter 1 debarkasi Padang tiba di Bandara Internasional Minangkabau
12 June 2025 23:37 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018