Damaskus, (Antara/Xinhua-OANA) - Satu kendaraan yang dipenuhi bom meledak pada Rabu di Provinsi Idlib, Suriah Barat-laut, demikian laporan kantor berita resmi Suriah, SANA. Ledakan tersebut terjadi antara Kota Kecil Failoun di sebelah barat dan Bakfalloun, kata SANA sebagaimana diberitakan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Rabu malam. Sementara itu, Observatorium Suriah bagi Hak Asasi Manusia, yang berpusat di Inggris, menyatakan ledakan tersebut terjadi di dekat pos pemeriksaan militer di dekat daerah permukiman militer di Idlib. Ledakan dan serangan mortir telah makin umum di Suriah setelah dua tahun konflik mematikan yang belum lama ini telah diisi oleh gaya Al Qaida setelah kelompok fanatik Front An-Nusra berjanji setia kepada pemimpin Al Qaida Ayman Az-Zawahiri. Pada Selasa (9/4), satuan Angkatan Darat menggagalkan upaya untuk meledakkan truk yang berisi tiga ton peledak. Satu sumber militer mengatakan bahan peledak itu diletakkan di antara karung kentang sebagai penyamaran. Ditambahkannya, satuan militer tersebut melucuti peledak di dalam truk itu yang sedang dalam perjalanan menuju Kota Idlib di Jalan Al-Mastoumeh di dekat satu pos pemeriksaan. Satuan Angkatan Bersenjata melucuti satu bahan peledak yang dipasang di satu mobil pribadi di Kota Jaramana, pinggiran Ibu Kota Suriah, Damaskus. Satu sumber resmi memberitahu wartawan SANA bahan peledak tersebut ditaruh di satu mobil bak terbuka yang diparkir di Jalan Al-Baladia di Jaramana. Satu sumber militer mengatakan satuan Angkatan Darat memukul mundur kelompok gerilyawan bersenjata yang berusaha menyerang satu pos militer di Al-Mhyar di Palmyra, sehingga menewaskan beberapa petempur oposisi. Sumber itu menambahkan sembilan gerilyawan tewas dan sisanya cedera. Angkatan Bersenjata melancarkan operasi khusus di Kota Kecil Abel, menewaskan puluhan gerilyawan termasuk warganegara asing dan menghancurkan dua mobil yang dilengkapi senapan mesin. (*/jno)