Jakarta, (Antara) - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus meningkatkan pembagian dividen kepada para pemegang sahamnya sesuai peningkatan laba yang diraih pada tahun 2012. Sekretaris Perusahaan Bank BRI Muhamad Ali dalam siaran pers di Jakarta, Rabu mengatakan tahun ini BRI akan membagi dividen sebesar Rp5,56 triliun. "Keputusan RUPST Tahun 2013 yang dilaksanakan belum lama ini, menetapkan dividend pay-out ratio sebesar 30 persen, meningkat dari persentase yang ditetapkan tahun lalu," katanya. Menurut Ali, dengan laba bersih BRI tahun buku 2012 sebesar Rp18,5, maka dividen yang dibagikan sebesar Rp5,56 triliun atau sama dengan Rp225,23 per lembar saham. Dia mengatakan, pembayaran dividen akan dilakukan secara tunai pada tanggal 15 April 2013 kepada para pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan atau Pemilik Saham Perseroan pada Sub Rekening Efek di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per tanggal 1 April 2013. Dikatakannya, nilai dividen yang dibagikan dalam tiga tahun terakhir terus mengalami peningkatan yaitu Rp93,01 pada 2010 per lembar saham, kemudian meningkat 31,5 persen menjadi Rp112,28,per lembar saham di tahun 2011. Pada tahun ini meningkat sebesar 84,2 persen menjadi Rp225,23 per lembar saham. Dilanjutkannya, pembagian dividen dilakukan dengan mempertimbangkan beberapa faktor. Misalnya, tingkat kesehatan keuangan perseroan dan kebutuhan dana perseroan untuk melakukan ekspansi usaha. RUPST BRI 2013 juga telah menetapkan penggunaan laba bersih BRI Tahun Buku 2012 untuk cadangan tujuan, guna mendukung investasi sebesar 14 persen atau Rp2,59 triliun. Sehingga sisa laba bersih Tahun Buku 2012 sebesar 56 persen atau Rp10,37 akan memperkuat laba ditahan BRI. (*/jno)