Rumah PAUD terintegrasi program pengabdian masyarakat UNP diresmikan
Rabu, 13 November 2019 22:32 WIB
Ketua Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kota Padang Harneli Bahar meresmikan rumah PAUD terintegrasi "Pasia Mutiara" yang digagas oleh Dosen Universitas Negeri Padang (UNP) Dr. Yaswinda M.pd (Antara Sumbar/Istimewa)
Padang (ANTARA) - Ketua Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kota Padang Harneli Bahar meresmikan rumah PAUD terintegrasi "Pasia Mutiara" yang digagas oleh Dosen Universitas Negeri Padang (UNP) Dr. Yaswinda M.pd dan tim lewat program kemitraan wilayah pesisir pengabdian masyarakat, di Kelurahan Ulak Karang Selatan, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Sumatera Barat.
"Kami memberikan apresiasi yang tinggi terhadap peresmian PAUD terintegrasi dan program pengabdian masyarakat ini, tentunya ini salah satu sarana memberikan hak pendidikan anak usia dini," kata Harneli Bahar di Padang, Rabu.
Ia mengatakan, saat ini pendidikan anak usia dini sangat rentan dan terancam oleh kemajuan teknologi, untuk itu dibutuhkan sarana dan kemampuan orang tua dalam melakukan pendidikan anak.
"Kami mengharapkan, dengan adanya PAUD terintegrasi ini dapat terbina ahklaknya, akidahnya, sosialisasi dengan masyarakat, bahasa yang santun dan menanamkan nilai kebaikan dalam kehidupannya," katanya.
Lebih lanjut, Harneli mengatakan tanpa ada pengawasan dan perhatian dari orang tua, dengan kemajuan teknologi dan pemanfaatan gawai saat ini anak-anak bisa dituntun oleh smartphone, televisi dan berbagai media teknologi lainnya.
"Tanpa adanya PAUD, dan sarana lainnya, anak-anak akan larut dalam gadget atau gawai dan menjadi candu dalam kehidupannya," katanya.
Ketua Program Kemitraan Wilayah Pesisir, Yaswinda bersyukur dengan dukungan berbagai pihak dan masyarakat rumah PAUD terintegrasi Pasia Mutiara dapat terwujud dan bisa menjalankan berbagai programnya.
"Ada dua bidang inovasi yang kami lakukan pada program kemitraan wilayah pesisir ini, pertama bidang pendidikan dan kedua bidang kesehatan, selanjutnya pada tahun kedua program ini akan melakukan pelatihan kewirausahaan," katanya.
Ia mengatakan, program kemitraan wilayah pesisir nantinya juga akan memberikan berbagai macam pelatihan, seperti kursus bahasa Inggris, pengembangan kelompok sadar wisata serta mengembangkan kewirausahaan dan pemasaran produk.
PAUD terintegrasi maksudnya adalah terintegrasi dengan Pos Pelayanan kesehatan terpadu (Posyandu) Balita dan Posyandu Lanjut Usia (Lansia). Kegiatan Posyandu Lansia dilakukan setiap Rabu pada minggu kedua setiap bulannya.
"Kami menyediakan cek kesehatan gratis, seperti mengukur kadar gula, tekanan darah dan berbagai penyuluhan kesehatan bagi Lansia yang ada di sekitar daerah ini," katanya.
Dipilihnya daerah Ulak Karang untuk kegiatan itu, katanya selain dekat dengan kampus UNP juga membantu membangun mengoptimalkan kembali peran posyandu balita dan posyandu lansia serta pemetaan permasalahan di daerah itu.
"Selama ini banyak orang beranggapan daerah pesisir itu daerah tertinggal dan kami mencoba hilangkan itu. Selain itu juga mendukung program presiden Jokowi yang menginginkan masyarakat pesisir dan masyarakat nelayan dapat perhatian dalam hal pembangunan," katanya.
"Kami memberikan apresiasi yang tinggi terhadap peresmian PAUD terintegrasi dan program pengabdian masyarakat ini, tentunya ini salah satu sarana memberikan hak pendidikan anak usia dini," kata Harneli Bahar di Padang, Rabu.
Ia mengatakan, saat ini pendidikan anak usia dini sangat rentan dan terancam oleh kemajuan teknologi, untuk itu dibutuhkan sarana dan kemampuan orang tua dalam melakukan pendidikan anak.
"Kami mengharapkan, dengan adanya PAUD terintegrasi ini dapat terbina ahklaknya, akidahnya, sosialisasi dengan masyarakat, bahasa yang santun dan menanamkan nilai kebaikan dalam kehidupannya," katanya.
Lebih lanjut, Harneli mengatakan tanpa ada pengawasan dan perhatian dari orang tua, dengan kemajuan teknologi dan pemanfaatan gawai saat ini anak-anak bisa dituntun oleh smartphone, televisi dan berbagai media teknologi lainnya.
"Tanpa adanya PAUD, dan sarana lainnya, anak-anak akan larut dalam gadget atau gawai dan menjadi candu dalam kehidupannya," katanya.
Ketua Program Kemitraan Wilayah Pesisir, Yaswinda bersyukur dengan dukungan berbagai pihak dan masyarakat rumah PAUD terintegrasi Pasia Mutiara dapat terwujud dan bisa menjalankan berbagai programnya.
"Ada dua bidang inovasi yang kami lakukan pada program kemitraan wilayah pesisir ini, pertama bidang pendidikan dan kedua bidang kesehatan, selanjutnya pada tahun kedua program ini akan melakukan pelatihan kewirausahaan," katanya.
Ia mengatakan, program kemitraan wilayah pesisir nantinya juga akan memberikan berbagai macam pelatihan, seperti kursus bahasa Inggris, pengembangan kelompok sadar wisata serta mengembangkan kewirausahaan dan pemasaran produk.
PAUD terintegrasi maksudnya adalah terintegrasi dengan Pos Pelayanan kesehatan terpadu (Posyandu) Balita dan Posyandu Lanjut Usia (Lansia). Kegiatan Posyandu Lansia dilakukan setiap Rabu pada minggu kedua setiap bulannya.
"Kami menyediakan cek kesehatan gratis, seperti mengukur kadar gula, tekanan darah dan berbagai penyuluhan kesehatan bagi Lansia yang ada di sekitar daerah ini," katanya.
Dipilihnya daerah Ulak Karang untuk kegiatan itu, katanya selain dekat dengan kampus UNP juga membantu membangun mengoptimalkan kembali peran posyandu balita dan posyandu lansia serta pemetaan permasalahan di daerah itu.
"Selama ini banyak orang beranggapan daerah pesisir itu daerah tertinggal dan kami mencoba hilangkan itu. Selain itu juga mendukung program presiden Jokowi yang menginginkan masyarakat pesisir dan masyarakat nelayan dapat perhatian dalam hal pembangunan," katanya.
Pewarta : Agung Pambudi
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pascasarjana Ilmu Lingkungan UNP jalin kerja sama dengan Universitas Teknologi Mara Malaysia
19 April 2026 12:33 WIB
Dosen dan mahasiswa Pascasarjana Ilmu Lingkungan UNP praktek kerja lapangan ke Malaysia
18 April 2026 13:59 WIB
Mahasiswa UNP bantu pemulihan pendidikan dan psikososial masyarakat pascabencanca di Tanah Datar
14 April 2026 14:38 WIB
UNP wisuda 1.679 lulusan, Rektor ingatkan mahasiswa beradaptasi dengan perubahan
05 April 2026 18:16 WIB
UNP tekankan peran pendidikan non formal jadi jalan alternatif cerdaskan bangsa
05 February 2026 20:59 WIB
UNP bantu pulihkan trauma dan salurkan bantuan ke penyintas banjir dan longsor di Sumbar
31 December 2025 4:39 WIB
Terpopuler - Kampus
Lihat Juga
Beri kuliah umum di Unsoed, Dirut ANTARA ajak mahasiswa perkuat literasi media
08 May 2026 20:12 WIB
ISI Padangpanjang buktikan kesiapan, UTBK-SNBT 2026 berjalan aman, nyaman dan profesional
24 April 2026 16:40 WIB
Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah gelar Focus Group Discussion revisi visi dan misi
20 April 2026 12:01 WIB
Guru besar UIN Raden Fattah: STAI Ar Risalah miliki strategi jitu hadapi globalisasi
17 April 2026 14:15 WIB
Polda Sumatera Barat - Universitas Bung Hatta jalin kerja sama bidang pendidikan
07 March 2026 13:57 WIB