​​​​​​​Lubukbasung, (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat melatih 150 pelajar tingkat SLTP, MTs, SMA, SMK dan MA menjadi penulis dalam mengembangkan bakat para siswa di bidang penulisan.

Kepala Arsip dan Perpustakaan Agam, Muhammad Arsyit di Lubukbasung, Sabtu, mengatakan para siswa itu utusan dari SMP, MTs, SMA, SMK dan MA di daerah itu.

"Mereka merupakan siswa pilihan dari setiap sekolah dan mereka mengikuti pelatihan jurnalistik," katanya.

Ia mengatakan, pelatihan jurnalistik itu diadakan selama tiga angkatan. Angkatan pertama untuk 50 peserta diadakan di SMAN 1 Lubukbasung, Senin (21/10).

Angkatan kedua untuk 50 peserta di SMPN 1 Ampekangkek, Sabtu (26/10) dan angkatan ketiga untuk 50 peserta di SMAN 1 Ampekangkek, Rabu (30/10).

Pelatihan itu dalam rangka untuk mengembangkan bakat dari siswa dari menulis, sehingga mereka nantinya akan menjadi penulis.

"Saya berharap setelah pelatihan ini peserta bisa mengaplikasikan ilmu yang diperoleh narasumber dari Ketua Forum Literasi Agam Syafruddin, Ketua PWI Agam Mursyidi dan wartawan Singgalang Kasnadi," katanya.

Selain menyiapkan penulis, tambahnya, pelatihan tersebut untuk mendukung ayo sukseskan Gerakan Agam Membaca, gerakan literasi nasional dan mendukung transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial di Agam.

Sementara Ketua Forum Literasi Agam, Syafruddin menambahkan pelatihan ini untuk membangun dunia menulis bagi kalangan pelajar.

Agar menjadi penulis yang handal, siswa harus rajin membaca untuk menambah pengetahuan dan setelah itu siswa mencoba membuat tulisan, berita dan lainnya.

"Tanpa membaca, maka apa yang akan dibuat tidak akan bisa," katanya.

Kepala SMPN 1 Ampek Angkek, Fitra Anda Yani R mengucapkan terimakasih kepada Dinas Arsip dan Perpustakaan Agam yang telah menunjuk SMPN 1 Ampekangkek sebagai tuan rumah pelatihan jurnalistik.

"Saya berpesan kepada peserta agar mengikuti pelatihan dengan baik, agar ilmu yang diberikan bermanfaat nantinya," katanya. (*)