Isak tangis ibu dan kakak iringi prosesi pemakaman Akbar Alamsyah korban demo pelajar
Jumat, 11 Oktober 2019 9:44 WIB
Keluarga dan warga mengantar kepergian Akbar Alamsyah, korban demo pelajar di DPR RI, ke pemakaman di TPU Wakaf Kelurahan Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (11/10/2019). (ANTARA/Laily Rahmawaty)
Jakarta, (ANTARA) - Isak tangis ibu dan kakak almarhum Akbar Alamsyah mengiringi prosesi pemakaman korban demo pelajar di DPR RI itu di TPU Wakaf belakang Seskoal, Kelurahan Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat.
Tepat pukul 08.35 WIB jenazah Akbar dimasukkan ke liang lahat. Pemakaman dilakukan pihak keluarga disaksikan oleh warga dan tetangga.
Sebelum dimakamkan, jenazah Akbar dishalatkan terlebih dahulu di Masjid Roudhatul Jannah, tak jauh dari lokasi TPU.
Jenazah Akbar disemayamkan di rumah pamannya bernama Matle di Jalan Masjid RT 11 RW 05, Kelurahan Cipulir, Jakarta Selatan.
Selain keluarga dan warga, pemakaman juga dihadiri oleh rekan-rekan korban dari sekolahnya.
Ibu korban Rosminah, ayahnya Yanuar dan kakak kandung Akbar, Fitri, tak kuasa menahan tangis ketika jenazah dimasukan ke liang lahat.
Usai diadzan dan diiqomatkan, jenazah kemudian dikebumikan. Warga dan keluarga menutup kubur dengan tanah.
Korban demo pelajar Alamsyah Akbar telah meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto, Kamis (10/10) petang.
"Sekitar jam 5," ujar Rosminah saat dihubungi lewat sambungan telepon.
Rosminah mengatakan tidak mengetahui penyebab meninggalnya sang anak.
"Saya kurang terlalu tahu. Saya datang ternyata sudah meninggal," kata Rosminah dengan suara bergetar.
Sebelumnya, demo pelajar di DPR RI yang berakhir ricuh pada Kamis (26/9) menyebabkan banyak korban berjatuhan baik dari sisi pendemo maupun petugas keamanan.
Salah satu yang menjadi korban dalam demo pelajar tersebut adalah Akbar Alamsyah dirawat intensif di CICU RSPAD Gatot Subroto.
Akbar diketahui mengalami retak pada tempurung kepala dan sempat menjalani operasi di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
Keberadaan Akbar sempat tidak diketahui pascademo pelajar tanggal 25 September 2019 dan baru diketahui pada 28 September 2019 dalam kondisi koma di rumah sakit. (*)
Tepat pukul 08.35 WIB jenazah Akbar dimasukkan ke liang lahat. Pemakaman dilakukan pihak keluarga disaksikan oleh warga dan tetangga.
Sebelum dimakamkan, jenazah Akbar dishalatkan terlebih dahulu di Masjid Roudhatul Jannah, tak jauh dari lokasi TPU.
Jenazah Akbar disemayamkan di rumah pamannya bernama Matle di Jalan Masjid RT 11 RW 05, Kelurahan Cipulir, Jakarta Selatan.
Selain keluarga dan warga, pemakaman juga dihadiri oleh rekan-rekan korban dari sekolahnya.
Ibu korban Rosminah, ayahnya Yanuar dan kakak kandung Akbar, Fitri, tak kuasa menahan tangis ketika jenazah dimasukan ke liang lahat.
Usai diadzan dan diiqomatkan, jenazah kemudian dikebumikan. Warga dan keluarga menutup kubur dengan tanah.
Korban demo pelajar Alamsyah Akbar telah meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto, Kamis (10/10) petang.
"Sekitar jam 5," ujar Rosminah saat dihubungi lewat sambungan telepon.
Rosminah mengatakan tidak mengetahui penyebab meninggalnya sang anak.
"Saya kurang terlalu tahu. Saya datang ternyata sudah meninggal," kata Rosminah dengan suara bergetar.
Sebelumnya, demo pelajar di DPR RI yang berakhir ricuh pada Kamis (26/9) menyebabkan banyak korban berjatuhan baik dari sisi pendemo maupun petugas keamanan.
Salah satu yang menjadi korban dalam demo pelajar tersebut adalah Akbar Alamsyah dirawat intensif di CICU RSPAD Gatot Subroto.
Akbar diketahui mengalami retak pada tempurung kepala dan sempat menjalani operasi di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
Keberadaan Akbar sempat tidak diketahui pascademo pelajar tanggal 25 September 2019 dan baru diketahui pada 28 September 2019 dalam kondisi koma di rumah sakit. (*)
Pewarta : Laily Rahmawaty
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Ketahuan bawa senjata tajam, Polisi amankan sopir kuasa hukum Rizieq Shihab
26 March 2021 13:50 WIB, 2021
Dandim Kendari yang baru minta saring sebelum "share' ketika dapat informasi
14 October 2019 16:08 WIB, 2019
Usai pemakaman, Ibunda Akbar Alamsyah histeris tak kuasa menahan tangis
11 October 2019 11:29 WIB, 2019
Rosminah pingsan setelah temukan anaknya yang koma akibat demo lewat pesan singkat
10 October 2019 5:59 WIB, 2019
Dinilai rugikan masyarakat, Ombudsman tak setuju pemerintah blokir IMEI ponsel ilegal
19 August 2019 6:22 WIB, 2019
Tidak perlu impor, Ombudsman nilai jumlah stok komoditas beras sudah memadai
04 February 2019 15:29 WIB, 2019