Mesir akan Sediakan "Hotline" Pengaduan Pelecehan Seksual
Jumat, 29 Maret 2013 22:35 WIB
Kairo, (Antara/Xinhua-OANA) - Perdana Menteri Mesir Hesham Qandil memerintahkan pembuatan saluran "hotline" untuk menerima keluhan mengenai pelecehan seksual, demikian laporan kantor berita resmi Mesir, MENA, Kamis (28/3).
Qandil menginstruksikan Kementerian Dalam Negeri untuk menugaskan perempuan petugas guna menangani keluhan tersebut, kata Juru Bicara Kabinet Alaa al-Hadidi sebagaimana dikutip MENA.
Mesir baru-baru ini menyaksikan peningkatan angka pelecehan seksual, fenomena nyata sejak 2011 akibat protes terus-menerus dan situasi keamanan yang memburuk, kata Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Jumat malam.
Beberapa pawai telah diselenggarakan oleh perempuan dan pegiat anti-pelecehan yang menuntut prosedur hukum terhadap pelaku pelecehan seksual. (*/wij)
Pewarta : 34
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Persita dalam bidikan Semen Padang FC yang akan buktikan kekuatan di kandang
04 February 2026 14:13 WIB
Pemprov Sumbar Akan prioritaskan ke Daerah Terdampak Bencana pada Kegiatan Safari Ramadhan Tahun 2026
02 February 2026 15:31 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018