BPBD pasang spanduk larang berenang di Pantai Tiku
Selasa, 8 Oktober 2019 14:24 WIB
Satgas BPBD Kabupaten Agam memasang spanduk imbauan agar tidak berenang di Pantai Tiku, Selasa (8/10). (Dok BPBD Agam)
Lubukbasung, (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat memasang spanduk imbauan agar warga dan pengunjung tidak berenang di objek wisata Pantai Tiku untuk mencegah tersengat ubur-ubur.
Kepala BPBD Agam, Muhammad Lutfi Ar di Lubukbasung, Selasa, mengatakan spanduk imbauan dengan panjang empat meter dan tinggi 80 centimeter itu dipasang di Objek Wisata Pasia Tiku dan Objek Wisata Bandar Mutiara,
"Spanduk imbauan yang dipasang berbunyi agar masyarakat dan pengunjung pantai untuk tidak berenang di pantai sementara waktu, karena di perairan dan Pantai Tiku ditemukan ubur-ubur api berwarna biru memiliki racun yang mematikan, meskipun sudah mati dan terdampar di pinggir pantai," katanya didampingi Kepala Seksi Pencegahan Carli Agus Windra.
Sebelumnya, ada 10 korban tersengat ubur-ubur saat mandi di pantai itu pada Minggu (7/10).
Dari 10 korban tersebut, tiga orang sempat dirawat di Puskemas Tanjungmutiara karena bagian tubuh yang tersengat mengalami sakit.
Sisanya hanya mengalami gatal-gatal dan tidak dirawat di Puskesmas.
"Jumlah warga dan pengunjung yang tersengat ubur-ubur itu cukup banyak, namun yang terdata hanya 10 orang," katanya.
Pada Senin (7/10), tambahnya, BPBD Agam beserta Satpol PP Damkar, Pemerintah Kecamatan Tanjungmutiara dan pemerintah nagari memantau dan mengevakuasi ubur-ubur yang berada di tepi pantai.
"Ubur-ubur itu dikubur di tepi pantai agar tidak tersentuh warga dan pengunjung," katanya.
Ia menambahkan, fenomena itu juga terjadi di Kabupaten Padang Pariaman, Kota Padang, Pariaman dan lainnya.
"Ini berdasarkan koordinasi kita dengan BPBD setempat," katanya.
Kepala BPBD Agam, Muhammad Lutfi Ar di Lubukbasung, Selasa, mengatakan spanduk imbauan dengan panjang empat meter dan tinggi 80 centimeter itu dipasang di Objek Wisata Pasia Tiku dan Objek Wisata Bandar Mutiara,
"Spanduk imbauan yang dipasang berbunyi agar masyarakat dan pengunjung pantai untuk tidak berenang di pantai sementara waktu, karena di perairan dan Pantai Tiku ditemukan ubur-ubur api berwarna biru memiliki racun yang mematikan, meskipun sudah mati dan terdampar di pinggir pantai," katanya didampingi Kepala Seksi Pencegahan Carli Agus Windra.
Sebelumnya, ada 10 korban tersengat ubur-ubur saat mandi di pantai itu pada Minggu (7/10).
Dari 10 korban tersebut, tiga orang sempat dirawat di Puskemas Tanjungmutiara karena bagian tubuh yang tersengat mengalami sakit.
Sisanya hanya mengalami gatal-gatal dan tidak dirawat di Puskesmas.
"Jumlah warga dan pengunjung yang tersengat ubur-ubur itu cukup banyak, namun yang terdata hanya 10 orang," katanya.
Pada Senin (7/10), tambahnya, BPBD Agam beserta Satpol PP Damkar, Pemerintah Kecamatan Tanjungmutiara dan pemerintah nagari memantau dan mengevakuasi ubur-ubur yang berada di tepi pantai.
"Ubur-ubur itu dikubur di tepi pantai agar tidak tersentuh warga dan pengunjung," katanya.
Ia menambahkan, fenomena itu juga terjadi di Kabupaten Padang Pariaman, Kota Padang, Pariaman dan lainnya.
"Ini berdasarkan koordinasi kita dengan BPBD setempat," katanya.
Pewarta : Yusrizal
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Isu ubur-ubur bluebottle bikin gamang atlet asing ikuti Pariaman Internasional Triathlon 2019
23 November 2019 10:35 WIB, 2019
Ini penjelasan akademisi penyebab ubur-ubur terdampar ke pantai akhir-akhir ini
11 October 2019 9:56 WIB, 2019
Gegara ubur-ubur, kunjungan ke objek wisata Tanjungmutiara Agam berkurang
10 October 2019 15:41 WIB, 2019
Ratusan Ubur-ubur terdampar di Pantai Tiku Agam, 10 Pengunjung Terkena Sengat
07 October 2019 17:45 WIB, 2019
Sengatannya berbahaya, Wako Pariaman imbau wisatawan hindari ubur-ubur "bluebottle" terdampar
06 October 2019 11:58 WIB, 2019
Sempat menyengat nelayan, TDC kumpulkan 50 ubur-ubur beracun di sepanjang pantai Pariaman
05 October 2019 19:06 WIB, 2019
Dua nelayan Pariaman dirawat intensif karena tersengat ubur-ubur saat melaut
03 October 2019 17:05 WIB, 2019
Badai laut, ribuan ubur-ubur mati terdampar di pantai Mandeh Pesisir Selatan
09 August 2019 13:38 WIB, 2019
Terpopuler - Siaga Bencana
Lihat Juga
Menteri PU tiga hari pantau rehab-rekon daerah terdampak bencana di Sumbar
29 January 2026 15:58 WIB
23 personel Marinir menjadi korban dalam bencana tanah longsor di Bandung Barat
26 January 2026 20:24 WIB
Duka daerah tetangga "Kota Kembang", 80 korban longsor di Cisarua masih dicari
25 January 2026 12:23 WIB
TNI-BNPB kebut pengerjaan huntara bagi warga terdampak tanah bergerak Sumbar
23 January 2026 22:26 WIB
Presiden Prabowo tegaskan bencana Sumatera tak nasional, tapi ditangani serius
01 January 2026 14:47 WIB
Dana untuk bangun kembali daerah terdampak bencana dialokasikan, ini penjelasan Purbaya
30 December 2025 16:34 WIB