Dubes Asean Tinjau Bendungan Aswan
Rabu, 27 Maret 2013 7:03 WIB
Kairo, (ANTARA) - Para Duta Besar yang tergabung dalam perhimpunan "ASEAN Committee in Cairo (ACC)" meninjau Bendungan Aswan (high dam) di Aswan, provinsi paling selatan Mesir.
"Kunjungan para Dubes ASEAN ke megaproyek Bendungan Aswan dan beberapa objek wisata setempat untuk menjajaki peningkatan kerja sama ekonomi dan teknologi antara negara-negara ASEAN-Mesir," kata Duta Besar RI untuk Mesir Nurfaizi Suwandi di Kairo, Selasa.
Bendungan Aswan merupakan salah satu bendungan terbesar di Timur Tengah yang pernah juga ditinjau oleh Presiden Soekarno dalam kunjungan ke Mesir pada 1955, begitu pula Presiden Megawati Soekarnoputri pada 2002.
Nurfaizi selaku koordinator kunjungan itu menjelaskan, Gubernur Aswan, Mayjen Mustafa Ahmad Al Sayeed menerima kunjungan para Dubes tersebut di kantornya dan kedua pihak saling bertukar informasi mengenai potensi ekonomi dan pariwisata di negara masing-masing.
Gubernur Aswan menyampaikan bahwa Mesir memiliki sejarah hubungan yang sangat dekat dengan negara-negara ASEAN, khususnya melalui peran internasional Gerakan Non Blok.
Di sisi lain, gubernur mengungkapkan keprihatinannya mengenai begitu intensifnya pemberitaan negatif tentang Mesir, yang dampaknya tentu saja merugikan Mesir terutama di sektor pariwisata.
Ia mengharapkan agar melalui kunjungan ke Aswan, para Dubes ASEAN dapat menyampaikan pesan yang benar kepada masyarakat ASEAN bahwa Mesir sesungguhnya aman wisatawan asing.
Dubes Singapura TAN Hung Seng selaku Ketua ACC menyampaikan bahwa tingkat kerja sama antara Mesir dan negara-negara ASEAN masih jauh lebih sedikit dibanding potensi yang dimiliki oleh kedua belah pihak.
"Diharapkan di masa mendatang, kerja sama yang terjalin antara negara anggota ASEAN dengan Mesir dapat terus ditingkatkan," paparnya.
Selain Dubes Nurfaizi dan Tan, dalam kunjungan itu turut pula Dubes Brunei Dato Paduka Mahdi Pehin Abdul Rahman, Mohd Fakhrudin Bin Abdul Mukti (Malaysia), Thura Thet Oo Maung (Myanmar), Claro S.Cristobal (Filipina), Chalit Manityakul (Thailand) dan Dao Thanh Chung (Vietnam).
ACC merupakan perhimpunan korps diplomatik ASEAN, di samping sebagai sarana mempererat hubungan antar negara ASEAN lewat beragam kegiatan, juga untuk meningkatkan kerja sama bilateral ASEAN-Mesir.
Di antara kegiatan-kegiatan ACC adalah pertemuan bulanan ACC, ASEAN Family Day, ASEAN Sports Tournament, ASEAN Charities serta berbagai kegiatan bilateral seperti kunjungan para Kepala Perwakilan ASEAN ke Kantor-Kantor Gubernur dan ke berbagai daerah di Mesir, serta pertemuan ACC dengan para pejabat Pemerintah Mesir, kata Kepala Pelaksana Fungsi Penerangan, Sosial Budaya KBRI Kairo, Muhammad Nur Salim. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018