DPRA: Jangan Sampai "Tarasa" Dijadikan Tempat Maksiat
Selasa, 26 Maret 2013 7:22 WIB
Banda Aceh, (Antara) - Ketua DPRA Hasbi Abdullah mengatakan jangan sampai kawasan taman Ratu Safiatuddin (Tarasa) Kota Banda Aceh berubah fungsi menjadi tempat melakukan perbuatan maksiat.
"Kita mengingatkan jangan sampai taman yang dibangun dengan uang rakyat itu, kemudian terbengkalai dan dijadikan sebagai tempat maksiat segelintir orang," katanya di Banda Aceh, Senin malam.
Hal itu disampaikannya menanggapi terbengkalainya komplek taman Ratu Safiatuddin yang pernah dijadikan sebagai arena Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) di era 2000-an.
Pemerintah Aceh, kata Hasbi harus bertindak cepat menyelamatkan bangunan permanen anjungan 23 kabupaten dan kota di provinsi ujung paling barat Indonesia tersebut.
"Kondisinya saat ini cukup memprihatinkan, rumput yang memanjang dan semak, bangunan sekitar komplek juga tidak terurus. Bahkan, tidak ada lampu penerangan sehingga terkesan angker," kata Hasbi.
Politisi Partai Aceh itu menambahkan, Pemerintah Aceh bisa membentuk UPTD khusus mengelola aset yang dibangun menelan dana tidak kurang dari Rp20 miliar tersebut.
"Dengan adanya UPTD maka dana untuk pengelolaan taman itu bisa dialokasikan melalui APBA. Yang penting itu aset harus diselamatkan," kata Hasbi menambahkan.
Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Adami Umar mengatakan pihaknya sependapat dengan usulan agar taman Ratu Safiatuddin dibentuk UPTD untuk pengelolaannya.
"Dengan adanya UPTD maka taman tersebut bisa dirawat dan juga dapat dikelola yang akhirnya bisa menghasilkan PAD bagi Aceh," katanya menambahkan.
Selain itu, Adami mengatakan Pemerintah Aceh bisa melakukan pendekatan dengan masing-masing Pemkab dan Pemkot sebagai pemilik anjungan di taman tersebut.
"Taman Ratu Safiatuddin itu ibarat taman mininya Aceh," kata dia menambahkan. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BNNK Pasaman Barat: Jangan percaya informasi bahwa narkotika menambah tenaga saat bekerja
23 November 2025 19:18 WIB
Jangan anggap enteng, ada risiko psikologis terlalu sering curhat dengan AI
24 October 2025 18:01 WIB
Kunjungi Polres Padang Panjang, Kapolda Sumbar ingatkan personil jangan menyakiti hati masyarakat
07 October 2025 17:50 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018