10 ribu desa wisata, target Kemendes di 2020
Selasa, 13 Agustus 2019 16:32 WIB
Foto udara desa wisata bahari Soropia yang dikembangankan oleh pemerintah desa dan warga Desa Soropia di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. ANTARA FOTO/Jojon/18.
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi menargetkan jumlah desa wisata yang sekarang 7.275 atau 9,71 persen dari seluruh desa di Indonesia bisa bertambah menjadi 10 ribu pada 2020
"Kami menargetkan 10 ribu desa wisata, karena dari pengalaman selama empat tahun adanya dana desa, ternyata desa wisata mampu memberikan pendapatan yang besar," kata Menteri Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo di Jakarta, Selasa.
Dia mengatakan desa-desa wisata bisa mandiri secara finansial dengan dengan mengelola dana desa. Bahkan banyak desa wisata yang pendapatan pajaknya lebih besar ketimbang dana desa yang mereka terima.
Guna mendorong desa-desa lain menjadi desa wisata, pemerintah mempertemukan para pemangku kepentingan terkait pengembangan desa wisata, mulai dari kepala daerah, perwakilan perusahaan swasta dan badan usaha milik negara, sampai kepala desa.
"Ini dimaksudkan agar para kepala desa bisa menggunakan dana desa sebagai stimulus dalam pembangunan desa, sehingga desa bisa mandiri secara finansial," kata dia.
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi memberikan pendampingan kepada desa-desa yang belum memiliki visi membangun desa wisata.
Eko mengatakan bahwa cara membangun desa wisata sebenarnya sederhana, desa hanya perlu menggali potensi wilayahnya untuk menghadirkan daya tarik bagi wisatawan.
"Misalnya salah satu desa di Gorontalo, padahal kalau dilihat di sana tidak ada akses, tapi mereka menjadikan itu daya tarik. Sehingga para wisatawan yang ingin datang ke desa tersebut harus melakukan petualangan dengan naik mobil off-road," kata dia.
"Kami menargetkan 10 ribu desa wisata, karena dari pengalaman selama empat tahun adanya dana desa, ternyata desa wisata mampu memberikan pendapatan yang besar," kata Menteri Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo di Jakarta, Selasa.
Dia mengatakan desa-desa wisata bisa mandiri secara finansial dengan dengan mengelola dana desa. Bahkan banyak desa wisata yang pendapatan pajaknya lebih besar ketimbang dana desa yang mereka terima.
Guna mendorong desa-desa lain menjadi desa wisata, pemerintah mempertemukan para pemangku kepentingan terkait pengembangan desa wisata, mulai dari kepala daerah, perwakilan perusahaan swasta dan badan usaha milik negara, sampai kepala desa.
"Ini dimaksudkan agar para kepala desa bisa menggunakan dana desa sebagai stimulus dalam pembangunan desa, sehingga desa bisa mandiri secara finansial," kata dia.
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi memberikan pendampingan kepada desa-desa yang belum memiliki visi membangun desa wisata.
Eko mengatakan bahwa cara membangun desa wisata sebenarnya sederhana, desa hanya perlu menggali potensi wilayahnya untuk menghadirkan daya tarik bagi wisatawan.
"Misalnya salah satu desa di Gorontalo, padahal kalau dilihat di sana tidak ada akses, tapi mereka menjadikan itu daya tarik. Sehingga para wisatawan yang ingin datang ke desa tersebut harus melakukan petualangan dengan naik mobil off-road," kata dia.
Pewarta : Aubrey Kandelila Fanani
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Reforma Agraria Desa Soso, menguatkan peran petani perempuan menuju kesejahteraan
29 April 2026 16:02 WIB
Mengantar Cahaya dari Ranah Minang: PLN UID Sumbar lepas pejuang listrik ke NTT
27 April 2026 11:53 WIB
Lewat program BPJS Kesehatan Keliling, warga desa kini lebih mudah akses layanan dan informasi JKN
23 April 2026 9:19 WIB
PLN dan Pemerintah perkuat sinergi nasional, akselerasi program listrik desa
22 April 2026 17:58 WIB
Dharmasraya gelar turnamen bola antar desa, Pemkab : ajang penjaringan dan silaturahmi
18 April 2026 11:22 WIB
Pemkot Bukittinggi dan BPS canangkan Program Desa Cinta Statistik untuk optimalisasi pembangunan
17 April 2026 14:01 WIB
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Jumat (08/05/2026) pagi, emas Antam turun tipis Rp1.000 jadi Rp2,839 juta per gram
08 May 2026 9:43 WIB
Harga emas UBS-Antam-Galeri24 di Pegadaian Jumat (08/05/2026) pagi ini fluktuatif
08 May 2026 7:40 WIB