Logo Header Antaranews Sumbar

Pemkot Bukittinggi dan BPS canangkan Program Desa Cinta Statistik untuk optimalisasi pembangunan

Jumat, 17 April 2026 14:01 WIB
Image Print
Pemkot Bukittinggi bersama Badan Pusat Statistik (BPS) sepakati pencanangan Program Desa Cinta Statistik (Cantik) di Kota Bukittinggi yang ditujukan sebagai dasar pembangunan kota. ANTARA/AL FATAH

Bukittinggi (ANTARA) - Pemerintah Kota Bukittinggi bersama Badan Pusat Statistik (BPS) mencanangkan tiga kelurahan di kota setempat sebagai Desa Cinta Statistik (Cantik) yang ditujukan untuk optimalisasi data hingga pembangunan tepat sasaran.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bukittinggi, Abdi Gunawan, Jumat (17/4) mengatakan pentingnya optimalisasi tata kelola statistik sektoral di tingkat organisasi perangkat daerah (OPD) dalam mendukung pembangunan berbasis data dan persiapan Sensus Ekonomi.

"Data statistik yang berkualitas dan terintegrasi menjadi pondasi utama dalam perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, hingga evaluasi pembangunan untuk mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2045," kata dia.

Ia mengatakan melalui penguatan statistik sektoral dan Program Cantik, diharapkan kualitas data semakin baik, kapasitas aparatur meningkat dan pengambilan kebijakan menjadi lebih tepat sasaran.

"Kami juga terus mendorong pembangunan Zona Integritas serta peningkatan layanan statistik kepada masyarakat,” ujar Abdi Gunawan.

Menurutnya, sensus ekonomi 2026 merupakan kegiatan strategis yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali untuk menyediakan gambaran menyeluruh terkait struktur ekonomi masyarakat dan karakteristik usaha, termasuk perkembangan ekonomi digital.

“Hasil sensus ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan, mendorong pertumbuhan UMKM, serta menciptakan ekosistem usaha yang sehat," katanya.

BPS juga menjamin kerahasiaan data responden sesuai ketentuan yang berlaku dan mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dengan memberikan data yang akurat saat pendataan berlangsung.

Staf Ahli Pemkot Bukittinggi, Melfi Abra, menegaskan pentingnya data yang akurat dan terintegrasi sebagai dasar utama dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan, seiring dengan pencanangan Program Desa Cantik.

Program ini menjadi langkah strategis dalam mendukung implementasi Satu Data Indonesia serta memperkuat peran kelurahan sebagai penghasil data yang valid dan dapat dipertanggung -jawabkan.

“Semua harus mengacu pada satu data yang akurat dan objektif sebagai dasar pembangunan. Di era digital dan big data saat ini, data menjadi kunci utama dalam menentukan arah kebijakan,” ujarnya

Kelurahan yang dicanangkan dalam Program Desa Cantik meliputi Kelurahan Aur Tajungkang Tangah Sawah (ATTS), Tarok Dipo, dan Kayu Kubu.

Setelah pencanangan, kegiatan dilanjutkan dengan pengukuhan Agen Statistik yang berasal dari masing- masing kelurahan tersebut sebagai upaya memperkuat pengelolaan dan pemanfaatan data di tingkat kelurahan.



Pewarta:
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026