Batik Mandeh Rubiah Segera Diluncurkan
Sabtu, 29 Juni 2019 17:56 WIB
Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni. (Antara Sumbar / Didi Someldi Putra) (Antara Sumbar / Didi Someldi Putra/)
Painan, (ANTARA) - Batik Mandeh Rubiah yang motifnya dibuat mengikuti pola-pola klasik yang ada di beberapa buku dan ukiran di objek wisata Rumah Gadang Mandeh Rubiah, Kecamatan Silaut, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat segera diluncurkan.
"Dalam waktu dekat batik Mandeh Rubiah segera diluncurkan, Ketua TP PKK Pesisir Selatan Lisda Hendrajoni terus mematangkan rencana tersebut," kata Bupati setempat, Hendrajoni di Painan, Sabtu.
Ia menyebutkan peluncuran batik Mandeh Rubiah sejalan dengan upaya mengenalkan nilai-nilai tradisional yang ada di daerah setempat.
Selanjutnya untuk mendorong tumbuh dan berkembangnya ekonomi kretif dengan menyasar masyarakat berekonomi menengah sehingga bisa mengangkat perekonomian mereka.
Bahkan kata dia yang tidak kalah penting ialah untuk menduniakan keberadaan rumah gadang Mandeh Rubiah yang merupakan rumah adat kebanggaan masyarakat setempat.
Menyongsong rencana peluncuran itu saat ini Lisda Hendrajoni intensif menggelar pelatihan menjahit dan membatik sehingga mampu memenuhi pesanan usai diluncurkan.
"Kami berencana meluncurkan batik ini di acara yang cukup istimewa, selain untuk menarik keingintahuan masyarakat, acara itu juga dimaksud agar khalayak secepatnya mengenal batik Mandeh Rubiah," sebutnya.
Ke depan sentra batik ini akan dikolaborasikan dengan beberapa objek wisata di daerah setempat sehingga mendatangkan beragam manfaat, mulai dari dikenalnya objek wisata, membludaknya pesanan batik hingga peningkatan ekonomi masyarakat.
Menurut cerita temurun di daerah setempat, Mandeh Rubiah merupakan seorang perempuan berpengaruh di Kerajaan Pagaruyung, karena beberapa hal ia pun akhirnya meninggalkan kerajaan dan membangun istana di Silaut yang dikenal dengan Rumah Gadang Mandeh Rubiah.
Saat ini di Pesisir Selatan sudah terdapat tiga daerah yang menjadi sentra batik, yakni IV Jurai, Bayang Utara, dan Lunang.
Khusus di IV Jurai perajin mengembangkan batik Lumpo, pewarnaanya unik karena memanfaatkan getah dari tanaman gambir yang banyak dibudidayakan masyarakat setempat.
"Dalam waktu dekat batik Mandeh Rubiah segera diluncurkan, Ketua TP PKK Pesisir Selatan Lisda Hendrajoni terus mematangkan rencana tersebut," kata Bupati setempat, Hendrajoni di Painan, Sabtu.
Ia menyebutkan peluncuran batik Mandeh Rubiah sejalan dengan upaya mengenalkan nilai-nilai tradisional yang ada di daerah setempat.
Selanjutnya untuk mendorong tumbuh dan berkembangnya ekonomi kretif dengan menyasar masyarakat berekonomi menengah sehingga bisa mengangkat perekonomian mereka.
Bahkan kata dia yang tidak kalah penting ialah untuk menduniakan keberadaan rumah gadang Mandeh Rubiah yang merupakan rumah adat kebanggaan masyarakat setempat.
Menyongsong rencana peluncuran itu saat ini Lisda Hendrajoni intensif menggelar pelatihan menjahit dan membatik sehingga mampu memenuhi pesanan usai diluncurkan.
"Kami berencana meluncurkan batik ini di acara yang cukup istimewa, selain untuk menarik keingintahuan masyarakat, acara itu juga dimaksud agar khalayak secepatnya mengenal batik Mandeh Rubiah," sebutnya.
Ke depan sentra batik ini akan dikolaborasikan dengan beberapa objek wisata di daerah setempat sehingga mendatangkan beragam manfaat, mulai dari dikenalnya objek wisata, membludaknya pesanan batik hingga peningkatan ekonomi masyarakat.
Menurut cerita temurun di daerah setempat, Mandeh Rubiah merupakan seorang perempuan berpengaruh di Kerajaan Pagaruyung, karena beberapa hal ia pun akhirnya meninggalkan kerajaan dan membangun istana di Silaut yang dikenal dengan Rumah Gadang Mandeh Rubiah.
Saat ini di Pesisir Selatan sudah terdapat tiga daerah yang menjadi sentra batik, yakni IV Jurai, Bayang Utara, dan Lunang.
Khusus di IV Jurai perajin mengembangkan batik Lumpo, pewarnaanya unik karena memanfaatkan getah dari tanaman gambir yang banyak dibudidayakan masyarakat setempat.
Pewarta : Didi Solmedi
Editor : Ikhwan Wahyudi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Turunkan angka stunting, Puskesmas Surantih selenggarakan kelas ibu hamil
22 September 2023 9:38 WIB, 2023
Tayang di bioskop hari ini, Ini 7 alasan kamu harus Nonton Film Khas Minang "Onde Mande!"
22 June 2023 13:50 WIB, 2023
Kental dengan Ranah Minang, Film "Onde Mande" gaet perhatian Urang Awak
19 June 2023 19:08 WIB, 2023
Pesisir Selatan targetkan omzet ekonomi kreatif Rp50 miliar lewat pariwisata
11 November 2021 8:38 WIB, 2021
Pesisir Selatan pamerkan batik asli Lumpo dan Mandeh Rubiah ke Yordania
12 August 2019 11:06 WIB, 2019
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Jumat (08/05/2026) pagi, emas Antam turun tipis Rp1.000 jadi Rp2,839 juta per gram
08 May 2026 9:43 WIB
Harga emas UBS-Antam-Galeri24 di Pegadaian Jumat (08/05/2026) pagi ini fluktuatif
08 May 2026 7:40 WIB