Korsel: Kapal AL Korut Langgar Perbatasan Sengketa
Kamis, 25 Oktober 2012 15:58 WIB
Seoul, (ANTARA/AFP) - Satu kapal patroli Angkatan Laut Korea Utara menyeberangi singkat perbatasan Laut Kuning yang disengketakan dengan Korea Selatan pada Kamis saat melakukan
pelacakan kapal penangkap ikan China, kata para pejabat militer di Seoul.
Serbuan itu tampaknya disengaja, kata para pejabat hanya berlangsung tujuh menit, yang terjadi di tengah ketegangan kian meningkat di semenanjung Korea menjelang pemilihan presiden Korea Selatan Desember.
Kapal patroli tersebut berlayar sekitar 36 meter (120 kaki) ke sisi selatan batas laut, tetapi cepat mundur setelah peringatan melalui radio oleh kapal angkatan laut Korea Selatan, kata Kepala Staf Gabungan Korea Selatan (JCS).
"Kami percaya bahwa kapal Korea Utara sengaja menyeberangi Garus Batas Utara (NLL) ketika mencoba untuk mengusir kapal-kapal nelayan China itu," kata juru bicara JCS kepada AFP.
Sekitar 70 kapal China sedang mencari ikan di dekat perbatasan, katanya.
Batas maritim de-facto antara kedua Korea tidak diakui oleh
Pyongyang, yang berpendapat itu dilakukan secara sepihak oleh pasukan Perserikatan Bangsa Bangsa pimpinan AS setelah Perang Korea 1950-53.
Perairan itu adalah tempat pertempuran berdarah pada tahun 1999, 2002 dan 2009.
Pada September, kapal patroli Angkatan Laut Korea Selatan melepaskan tembakan peringatan terhadap perahu-perahu nelayan Korea Utara yang menyeberangi perbatasan.
Kedua Korea secara teknis masih dalam perang karena konflik Korea
diakhiri dengan gencatan senjata, bukan dengan perjanjian damai, dan insiden-insiden kecil perbatasan di masa lalu diketahui telah meningkat dengan cepat.
Serangan Kamis datang pada saat Korea Selatan memulai satu latihan militer tahunan skala besar yang bertujuan untuk melawan ancaman dari Korea Utara.
Selama sepekan manuver militer akan melibatkan 240.000 tentara, angkatan laut, angkatan udara dan personel korp marinir bersama petugas kepolisian.
Pyongyang marah dengan adanya perjanjian AS-Korea Selatan yang diumumkan awal bulan ini untuk meningkatkan hampir tiga kali lipat jangkauan sistem rudal Selatan menjadi 800 kilometer (500 mil) yang meliputi seluruh wilayah Korea Utara. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Basarnas Pasaman turunkan tim cari korban kapal nelayan hilang di Air Bangis
21 November 2025 10:55 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018