2025, tak ada rusak di Batam
Kamis, 6 Juni 2019 10:38 WIB
Wali Kota Batam Muhammad Rudi (Humas Pemkot Batam)
Batam (ANTARA) - Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau, berkomitmen terus meningkatkan kualitas infratruktur setempat, hingga bebas dari jalan rusak pada 2025.
"Batam akan bebas dari jalan rusak pada 2025," kata Wali Kota Batam Muhammad Rudi di Batam, Kamis.
Ia mengatakan pemerintah menargetkan pembenahan jalan utama hingga ke Kecamatan Sagulung dan Nongsa direncanakan selesai pada 2025. Pembenahan dilakukan dengan memperlebar dan memperbaiki jalan yang rusak.
Tidak hanya jalan utama, pemerintah juga berupaya membenahi jalan lingkungan, hingga ke permukiman warga melalui program percepatan infrastrukur kelurahan, yang sudah berjalan sejak 2016.
"Jalan lingkungan tempat tinggal juga selesai 2025," kata Wali Kota.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota meminta dukungan warga agar target pembangunan infrastruktur bisa berjalan sesuai dengan rencana. Karena, menurut dia, pekerjaan akan sulit dilakukan tanpa bantuan masyarakat.
Ia juga mengajak masyarakat kompak, bersatu membangun industri pariwisata di kota setempat, demi menggairahkan kembali ekonomi yang sempat terpuruk.
"Kita paham dan tahu kondisi ekonomi industri mungkin ada masalah. Kami berusaha tetap bersatu, bangun kembali wisata Batam. Ini perlu kerja sama," kata dia.
Selama tiga tahun kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad, ia mengatakan telah mengupayakan agar ekonomi bisa kembali tumbuh.
Dan cara paling ampuh saat ini dengan mengembangkan potensi industri pariwisata.
Menurut dia, industri pariwisata Batam memiliki potensi yang besar, mengingat, hingga saat ini Batam menjadi pintu masuk wisman ketiga terbesar di Indonesia.
"Batam akan bebas dari jalan rusak pada 2025," kata Wali Kota Batam Muhammad Rudi di Batam, Kamis.
Ia mengatakan pemerintah menargetkan pembenahan jalan utama hingga ke Kecamatan Sagulung dan Nongsa direncanakan selesai pada 2025. Pembenahan dilakukan dengan memperlebar dan memperbaiki jalan yang rusak.
Tidak hanya jalan utama, pemerintah juga berupaya membenahi jalan lingkungan, hingga ke permukiman warga melalui program percepatan infrastrukur kelurahan, yang sudah berjalan sejak 2016.
"Jalan lingkungan tempat tinggal juga selesai 2025," kata Wali Kota.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota meminta dukungan warga agar target pembangunan infrastruktur bisa berjalan sesuai dengan rencana. Karena, menurut dia, pekerjaan akan sulit dilakukan tanpa bantuan masyarakat.
Ia juga mengajak masyarakat kompak, bersatu membangun industri pariwisata di kota setempat, demi menggairahkan kembali ekonomi yang sempat terpuruk.
"Kita paham dan tahu kondisi ekonomi industri mungkin ada masalah. Kami berusaha tetap bersatu, bangun kembali wisata Batam. Ini perlu kerja sama," kata dia.
Selama tiga tahun kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad, ia mengatakan telah mengupayakan agar ekonomi bisa kembali tumbuh.
Dan cara paling ampuh saat ini dengan mengembangkan potensi industri pariwisata.
Menurut dia, industri pariwisata Batam memiliki potensi yang besar, mengingat, hingga saat ini Batam menjadi pintu masuk wisman ketiga terbesar di Indonesia.
Pewarta : Yuniati Jannatun Naim
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gubernur Mahyeldi terima bantuan Rp4,56 Miliar dari Batam untuk warga terdampak bencana
11 January 2026 15:39 WIB
Perwakilan KAI Divre II Sumbar raih penghargaan platinum pada TKMPN XXIX di Batam
30 November 2025 8:28 WIB
Sabar AS didaulat bacakan 'piagam Batam' dalam pertemuan regional KAHMI se-Sumatera di Batam
21 September 2025 12:50 WIB
Terpopuler - Regional
Lihat Juga
Personel Lanud Pangeran M Bun Yamin asah kemampuan melalui latihan aeromodeling
13 February 2026 18:37 WIB
Pesawat tempur Super Tucano dan F16 TNI AU uji coba pendaratan di jalan tol
11 February 2026 18:58 WIB
Truk pengangkut BBM pascaterbannya Jalan Lembah Anai ke jalur Sitinjau Lauik
07 February 2026 22:21 WIB
Jalur Lembah Anai dan Sitinjau Lauik di Sumbar paling trending di akhir 2025
01 January 2026 7:08 WIB